Dari dapur sederhana di desa, harapan ekonomi keluarga mulai diracik. Tangan-tangan ibu belajar mengubah bahan sederhana menjadi peluang masa depan.
WAHYU ISMIR, Mempawah
Balai Desa Sejegi, Kecamatan Mempawah Timur, Rabu (8/4), tampak lebih ramai dari biasanya. Puluhan ibu rumah tangga berkumpul sambil memperhatikan bahan-bahan yang tersaji di meja pelatihan—mulai dari ikan segar, daging ayam, hingga aneka bumbu dapur.
Dengan penuh antusias, para peserta mencatat setiap langkah yang diperagakan narasumber. Mereka belajar mengolah bahan sederhana menjadi nugget yang tidak hanya lezat, tetapi juga bernilai jual sebagai peluang usaha rumahan.
Hari itu, puluhan ibu rumah tangga yang tergabung dalam kelompok Usaha Peningkatan Pendapatan Keluarga (UP2K) PKK mengikuti pelatihan pembuatan nugget ikan dan ayam yang digelar Tim Penggerak PKK Kabupaten Mempawah. Kegiatan ini diharapkan menjadi pintu awal bagi para ibu untuk meningkatkan keterampilan sekaligus membuka peluang usaha.
Baca Juga: Dugaan Korupsi Tambang Bauksit dan Emas, Kejati Kalbar Periksa Lima Pejabat ESDM
Pelatihan tersebut secara resmi dibuka Wakil Bupati Mempawah, Juli Suryadi Burdadi. Dalam sambutannya, Juli mengatakan kegiatan tersebut merupakan bagian dari upaya mendorong kemandirian ekonomi keluarga melalui peningkatan keterampilan pengolahan pangan berbasis potensi lokal.
“Salah satu tujuan dari pelatihan ini adalah mendorong kemandirian ekonomi keluarga melalui peningkatan keterampilan pengolahan pangan berbasis potensi lokal,” kata Juli Suryadi.
Ia menegaskan, Pemerintah Kabupaten Mempawah mendukung penuh kegiatan yang digagas PKK tersebut. Menurutnya, pelatihan seperti ini menjadi langkah strategis untuk mengasah keterampilan sekaligus kreativitas masyarakat dalam memanfaatkan sumber daya yang tersedia di daerah.
Juli menilai Kabupaten Mempawah memiliki potensi besar di sektor perikanan dan peternakan. Potensi tersebut, menurutnya, perlu diolah menjadi produk bernilai tambah agar dapat memberikan manfaat ekonomi bagi masyarakat.
“Kabupaten Mempawah memiliki potensi sumber daya perikanan dan peternakan yang cukup besar. Melalui pelatihan ini saya berharap para peserta tidak hanya mampu mengolah bahan baku menjadi produk berkualitas, tetapi juga dapat melihat peluang usaha yang produktif,” ujarnya.
Baca Juga: MU Bidik Morgan Rogers, Arsenal dan Chelsea Turut Serta
Selain aspek ekonomi, Juli juga menekankan pentingnya inovasi dalam pengolahan pangan untuk mendukung pemenuhan gizi keluarga. Produk olahan yang sehat dan bergizi diharapkan mampu meningkatkan kualitas kesehatan masyarakat.
“Kita ingin para ibu dapat menghadirkan makanan bergizi bagi keluarga dengan cara yang inovatif. Ini bukan sekadar tentang nilai ekonomi, tetapi juga investasi kesehatan jangka panjang bagi anak-anak,” tambahnya.
Pada kesempatan itu, Juli Suryadi juga berpesan kepada para peserta agar mengikuti pelatihan dengan sungguh-sungguh sehingga ilmu yang diperoleh dapat diterapkan dalam kehidupan sehari-hari maupun dikembangkan menjadi usaha kecil.
“Mudah-mudahan ilmu yang diperoleh dalam kegiatan ini bisa bermanfaat dan diaplikasikan dalam praktik pembuatan nugget berbahan ikan maupun ayam,” harapnya.
Pelatihan tersebut turut dihadiri Ketua TP PKK Kabupaten Mempawah Rosnilawati beserta jajaran pengurus, Kepala Desa Sejegi dan perangkat desa, serta para narasumber dan tim pelatih yang memberikan materi kepada peserta.
Baca Juga: Selat Hormuz Belum Terbuka, Harga Minyak Dunia Melonjak Lagi Dekati $100
Melalui kegiatan ini, PKK berharap keterampilan pengolahan pangan rumah tangga dapat berkembang menjadi usaha produktif yang membantu meningkatkan pendapatan keluarga di tingkat desa. (**)
Editor : Hanif