Nasional Metropolis Daerah Pro Bisnis Ekonomi Olahraga Otomotif Internasional Kriminal Features Mozaik Ramadan Tekno Entertainment Event Kesehatan Kuliner Lifestyle Ragam Cahaya Iman Cek Fakta For Her Jelita Zodiak

Zafir Sukses Jalani Operasi Jantung: Masih Membutuhkan Biaya Pengobatan Lanjutan di Jakarta

Mirza Ahmad Muin • Jumat, 19 Juni 2026 | 10:40 WIB
M. Zafir Al Fathan usai menjalani operasi jantung di RSJPD Harapan Kita, Jakarta.  (ISTIMEWA)
M. Zafir Al Fathan usai menjalani operasi jantung di RSJPD Harapan Kita, Jakarta. (ISTIMEWA)

Orang tua M. Zafir Al Fathan kini sedikit lebih tenang saat anak laki-lakinya ini telah menjalani operasi untuk mengembalikan fungsi jantungnya yang bocor. Namun, bayi  berusia 9 bulan, asal Desa Rengas Kapuas, Kubu Raya  masih harus menjalani pengobatan lanjutan pascaoperasi  di RSJPD  Harapan Kita, Jakarta. 

MARSITA RIANDINI, Pontianak

Pascaoperasi bedah arterial swish opration (ASO) pada  21 Mei 2026, kondisi Zafir mulai membaik. Namun, pasien Dompet Simpatik kerja sama Pontianak Post dan Dompet Ummat ini harus menjalani  perawatan intensif  dan pemberian obat rutin untuk menjaga stabilitas tubuhnya. 

Mutiatul Rahmaniyah, Ibu Zafir bersyukur, anaknya bisa melewati masa kritis pascaoperasi. Zafir masuk ruang operasi pukul 07.30 WIB hingga selesai pada pukul 14.30 WIB. Setelah operasi, ia dipindahkan  ke ruang ICU selama lima hari.

"Dua hari kritis, terus pindah ruang IW dua  hari, setelahnya rawat inap  dua hari," paparnya. 

Baca Juga: Sekda Kalbar Dukung PAPDI Tingkatkan Kompetensi Dokter Spesialis dan Pelayanan Humanis

Mestinya, Zafir masih harus tetap berada di Jakarta hingga kondisinya pulih. Namun, untuk bertahan di Jakarta tidaklah mudah. Orang tuanya telah kehabisan biaya.  "Kami pulang karena sudah tidak ada lagi pegangan," paparnya. 

Mutiatul memutuskan  perawatan pemulihan anaknya pascaoperasi dilakukan di Pontianak. Saat dihubungi Pontianak Post pada Kamis (18/6), mereka sedang bersiap-siap untuk pulang. 

Sementara itu, mereka akan mengumpulkan dana lagi untuk membawa Zafir kontrol ke RSJPD Harapan Kita Jakarta beberapa bulan mendatang.

"Alhamdulillah kondisi Zafir sekarang baik. Sekarang masa pemulihan. Tiga bulan ke depan ke jakarta lagi untuk kontrol," ungkapnya.  

Penyakit Zafir diketahui sejak berusia 5 bulan, setelah dibawa berobat karena sering sesak napas dan berat badan yang sulit naik. Jika menangis terlalu kencang badannya kerap membiru. "Pembuluh darahnya tertukar sehingga jantungnya mengalami kebocoran," ungkapnya. 

Baca Juga: RSUD Soedarso Siapkan Layanan Kedokteran Nuklir untuk Tekan Pasien Berobat ke Malaysia

Beberapa kali ia dilarikan ke UGD karena kondisinya yang tak stabil. Penjagaan pun  harus ekstra karena tiba-tiba sesak. Tempat tinggalnya pun mesti  dingin, nyaman dan bersih.  Berada di tempat yang panas dan pengap, ia gampang sesak dan terkena virus. 

"Tidak bisa lengah di sini. Saya menyiapkan alat oksigen dan alat uap seketika dia sesak untuk pertolongan pertama. Jika makin turun, saya langsung membawanya ke IGD," ujarnya.

Orang tua Zafir berharap Zafir kembali sehat pascaoperasi. Keluhan yang dirasakannya selama ini bisa hilang seiring waktu.

"Semoga setelah ini Zafir bisa sembuh. Bisa kembali beraktivitas seperti anak-anak lainnya. Meski pun kami juga berharap dukungan dari banyak pihak, baik itu bantuan biaya maupun dana untuk pengobatan lanjutan anak kami," pungkasnya. (*)

Editor : Hanif
#pengobatan #dompet ummat #operasi jantung #bayi #kubu raya