PONTIANAK POST – Selingkuh kerap dilabeli sebagai persoalan nafsu semata.
Padahal, di balik keputusan itu, sering tersembunyi sisi kepribadian yang jarang disadari oleh pelakunya sendiri.
Bukan selalu karena kurang cinta atau godaan fisik yang berlebihan, melainkan karena sifat-sifat tertentu yang perlahan membuka celah dalam komitmen.
Tanpa terasa, sifat inilah yang membuat seseorang lebih rentan tergoda dan akhirnya melangkah keluar dari hubungan yang seharusnya dijaga.
Melansir Jawa Pos, berikut adalah sifat-sifat tersebut:
1. Suka Mengeluh Tanpa Henti
Jika rasa kurang puas sudah menjadi teman setia, dari urusan kerja hingga hal-hal kecil dalam keseharian, cepat atau lambat perasaan itu ikut menyusup ke dalam hubungan.
Kebiasaan mengeluh tentang pasangan, apalagi diumbar kepada orang lain, bukan sekadar sikap tak elegan, tetapi bisa berubah menjadi bentuk pengkhianatan emosional.
Dari sini, tanpa disadari, muncul pembenaran dalam diri bahwa mencari “kebahagiaan” di luar hubungan terasa wajar dan layak dilakukan.
Baca Juga: Pasanganmu Selingkuh Berkali-Kali? Waspada, Kenali Pola Serial Cheater Menurut Ahli Psikologi
Baca Juga: Selingkuh Itu Korupsi
2. Senang Mengambil Risiko
Orang yang mudah tergoda selingkuh kerap berjiwa pencari sensasi. Mereka menikmati lonjakan adrenalin dan drama yang lahir dari tindakan berisiko, termasuk degup jantung saat berpotensi ketahuan.
Seperti kata psikolog Ildiko Tabori, para cheater lebih memilih “roller coaster emosi” ketimbang kebahagiaan yang tenang dan stabil.
Dengan mentalitas oportunistis ini, mereka pun selalu sigap mengendus celah, menunggu momen yang bisa dijadikan pintu masuk untuk berselingkuh.
3. Memendam Kebutuhan dan Keinginan
Salah satu sumber terbesar retaknya kebahagiaan dalam hubungan justru datang dari keberanian yang tak pernah muncul: mengungkapkan kebutuhan sendiri.
Kamu mungkin mendambakan keintiman yang lebih hangat atau koneksi emosional yang lebih dalam, tetapi memilih memendamnya rapat-rapat.
Sejumlah penelitian menunjukkan, pria kerap berselingkuh demi mencari variasi, sementara perempuan melakukannya untuk kembali merasa diinginkan.
Saat keinginan terus ditekan, rasa hampa pun tumbuh, dan tanpa disadari, kamu mulai mencari orang lain untuk mengisi kekosongan itu.
Baca Juga: Selingkuh Kecil yang Dianggap Sepele, Ketahui Bahayanya bagi Hubungan
4. Terbiasa Berbohong, Bahkan untuk Hal Kecil
Berbohong, sekecil apa pun, bisa berubah menjadi kebiasaan berbahaya yang diam-diam merusak hubungan.
Saat kamu terbiasa berdalih untuk menghindari konflik atau sekadar menyenangkan pasangan, tanpa disadari kamu sedang berjalan di jalan licin menuju kebohongan yang lebih besar.
Penelitian bahkan menunjukkan, orang yang kerap berbohong soal hal sepele cenderung juga menutup-nutupi hal-hal serius, termasuk perselingkuhan.
Kejujuran bukan hanya pilihan, tetapi fondasi sebuah hubungan yang sehat. Meski sulit, bersikap jujur adalah investasi terbaik untuk cinta yang tahan lama. (*)
Editor : Miftahul Khair