PONTIANAK POST - Kemampuan bahasa ternyata tidak hanya membantu anak berbicara lancar.
Lebih dari itu, bahasa juga berperan besar dalam membentuk rasa percaya diri dan kemampuan anak menjalin hubungan sosial.
Asteria Ratnawati SPsi, Psikolog, menjelaskan bahwa bahasa bukan sekadar alat komunikasi. Bahasa membantu anak berpikir, mengekspresikan emosi, dan memahami lingkungan sosial.
Anak dengan keterampilan bahasa yang baik cenderung lebih percaya diri dan mudah beradaptasi dengan lingkungan sekitar.
Baca Juga: Psikolog Ungkap Pentingnya Bahasa Ibu di Tengah Tren Multibahasa Anak
’’Bahasa adalah fondasi perkembangan kognitif dan emosional. Saat anak merasa mampu mengungkapkan diri, dia akan lebih mudah menjalin relasi dengan orang lain,’’ ujar Asteria.
Kemampuan berkomunikasi dalam lebih dari satu bahasa sejak kecil juga membantu melatih fleksibilitas otak dan kemampuan memecahkan masalah.
Anak multibahasa terbiasa berpindah dari satu sistem bahasa ke sistem lain sehingga kemampuan kognitifnya ikut terasah.
Baca Juga: Cara Menyenangkan Mengenalkan Bahasa Asing kepada Anak Sejak Usia Dini
Namun, manfaat tersebut baru dapat dirasakan jika bahasa pertama atau bahasa ibu sudah dikuasai dengan baik. Bahasa ibu dinilai penting karena membentuk identitas dan kedekatan emosional anak.
Asteria menegaskan, penggunaan bahasa asing tanpa diimbangi bahasa ibu bisa membuat anak merasa jauh secara emosional dari orang tua maupun budaya asalnya. (*)
Editor : Chairunnisya