PONTIANAK POST - Menghabiskan waktu bersama anak tak selalu harus di taman bermain.
Museum bisa menjadi pilihan destinasi yang menyenangkan sekaligus membantu anak belajar melalui pengalaman langsung.
Anak Mulai Belajar Mengenal Dunia
Associate psychologist Bright Soul Surabaya, Alfonza Nugrahaning Kristi MPsi Psikolog, mengatakan museum menghadirkan banyak objek yang dapat memperkaya pengalaman belajar anak.
Baca Juga: Museum Kalbar Ajak Warga Lestarikan Warisan Budaya Lewat Koleksi Sejarah
"Banyak benda bersejarah, karya seni, hingga beragam instalasi interaktif yang bisa dipelajari. Anak bisa mengamati, bertanya, dan mengenal dunia dari sudut pandang yang baru," kata Alfonza, dikutip dari Jawapos.
Menurutnya, anak sudah dapat mulai dikenalkan dengan museum sejak usia 2 tahun.
"Pada usia tersebut, anak sudah mulai mengenal bahkan menggunakan simbol, kata-kata, dan gambar untuk merepresentasikan objek di sekitarnya. Kemampuan berbahasa berkembang pesat meski cara berpikirnya belum sematang anak yang lebih besar," ujarnya.
Baca Juga: Museum Louvre Paris, Saksi Bisu Ribuan Tahun Sejarah yang Masih Memikat Dunia
Stimulasi Perkembangan Anak
Museum juga menyediakan berbagai media pembelajaran yang mampu menstimulasi perkembangan anak.
Media visual, taktil, hingga auditori membantu anak menyerap informasi melalui berbagai cara sehingga pengalaman belajar menjadi lebih menarik dibanding hanya melihat gambar atau membaca buku.
Baca Juga: Menyusuri Sejarah Besar Austria di Museum Wien Stadt yang Terasa Begitu Mistis
Dengan pengalaman tersebut, anak memperoleh kesempatan mengenal lingkungan dan berbagai hal baru secara langsung. (*)
Editor : Chairunnisya