PONTIANAK POST - Museum bukan hanya tempat menyimpan benda bersejarah.
Bagi anak, kunjungan ke museum juga dapat menjadi pengalaman yang membantu perkembangan sosial, emosional, dan kemampuan berpikir.
Tak Hanya Menambah Pengetahuan
Associate psychologist Bright Soul Surabaya, Alfonza Nugrahaning Kristi MPsi Psikolog, mengatakan manfaat museum jauh lebih luas daripada sekadar menambah wawasan.
Baca Juga: Psikolog Ungkap Manfaat Mengenalkan Museum kepada Anak Sejak Usia Dini
"Secara sosial-emosional, waktu dan interaksi yang berkualitas bersama keluarga maupun orang-orang terdekat juga membantu anak mengembangkan rasa nyaman serta percaya diri untuk bersosialisasi," kata Alfonza, dikutip dari Jawapos.
Selain memperluas pengetahuan mengenai lingkungan dan dunia di sekitarnya, anak juga memperoleh pengalaman langsung yang memperkaya proses belajarnya.
Latih Kemampuan Observasi
Baca Juga: Museum Kalbar Ajak Warga Lestarikan Warisan Budaya Lewat Koleksi Sejarah
Menurut Alfonza, museum membantu mematangkan kemampuan observasi anak.
Mereka belajar memperhatikan detail, membandingkan informasi, serta menghubungkan pengetahuan baru dengan pengalaman yang telah dimiliki sebelumnya.
"Pengalaman tersebut turut mendorong anak menjadi lebih kritis dan terbuka terhadap hal-hal baru. Rasa ingin tahu yang muncul selama keliling museum menjadi modal penting untuk anak di kemudian hari," imbuhnya. (*)
Editor : Chairunnisya