Nasional Metropolis Daerah Pro Bisnis Ekonomi Olahraga Otomotif Internasional Kriminal Features Mozaik Ramadan Tekno Entertainment Event Kesehatan Kuliner Lifestyle Ragam Cahaya Iman Cek Fakta For Her Jelita Zodiak

Usung Puan Capres dan Lasarus Cagub

Salman Busrah • Sabtu, 26 Juni 2021 | 20:17 WIB
Photo
Photo
SUNGAI RAYA --- Rapat Kerja Daerah (Rakerda) II PDI Perjuangan Kalimantan Barat yang digelar Sabtu (26/6) di The Q Hall Qubu Resort Kubu Raya menghasilkan dua rekomendasi khusus.

Dua rekomendasi itu yakni mengusulkan Ketua DPD PDI Perjuangan Kalbar sekaligus Ketua Komisi V DPR RI Lasarus sebagai Calon Gubernur Kalbar pada Pilkada serentak 2024 dan mengajukan Ketua DPR RI Puan Maharani sebagai Calon Presiden di Pilpres 2024.

Dua rekomendasi tersebut merupakan hasil kesepakatan dari seluruh DPC PDI Perjuangan se-Kalimantan Barat. Kedua rekomendasi khusus ini juga merupakan penegasan dari hasil Rapat Kerja Cabang (Rakercab) PDI Perjuangan serentak se-Kalbar pada pekan lalu.

"Tadi ada rekomendasi khusus, ada dua ya. Tadi sudah dibacakan oleh Ketua DPC Sanggau mewakili seluruh DPC. Di rekomendasi khusus, menyikapi Pilpres dan Pilkada. Di Pilkada, diusulkan oleh teman-teman, saya sebagai Ketua DPD untuk bisa maju di Pilgub nanti. Terkait Pilpres, sepakat seluruh DPC dan kami DPD untuk mencalonkan Ibu Puan Maharani sebagai Capres di Pilpres 2024," ucap Lasarus, Sabtu (26/6) usai Rakerda PDI Perjuangan Kalbar di The Q Hall Qubu Resort Kubu Raya.

Mengenai rekomendasi khusus yang mengusulkannya menjadi Calon Gubernur Kalimantan Barat, kata Lasarus hal itu akan dikaji terlebih dahulu secara matang bersama dengan pengurus partai.

Dia juga tidak ingin terburu-buru mengambil sikap terkait Pilkada, karena merasa perlu melihat perkembangan ke depan dan melakukan perhitungan secara cermat.

"Tentu ini (usulan DPC yang mengusungnya sebagai Cagub) masih kami akan terus diskusikan. Sebagaimana yang pernah saya sampaikan kepada media, karena ini menyangkut pribadi saya, maka tentu saya harus diskusikan terlebuh dahulu secara mendalam di internal. Apakah saya putuskan maju atau tidak, itu sangat bergantung dengan perkembangan ke depan. Kita harus hitung-hitungan secara baik. Seperti yang pernah saya sampaikan, kami kalau bertanding harus menang hukumnya," ungkapnya.

Dikesempatan yang sama Lasarus menegaskan sebagai kader partai, dia sangat siap jika diminta untuk ikut berkontestasi di Pilkada.

"Meski demikian, saya tidak ingin mendahului keputusan partai karena keputusan mengusung calon kepala daerah merupakan kewenangan penuh DPP partai," ungkapnya.

Sementara itu dalam upaya penanganan dan pencegahan penyebaran Covid-19, pelaksanaan Rakerda II PDI Perjuangan Kalimantan Barat tersebut digelar dengan menerapkan disiplin protokol kesehatan yang ketat.

Pantauan di lapangan setiap peserta dan tamu undangan yang menghadiri Rakerda II PDI Perjuangan Kalbar ini sebelum memasuki ruangan harus mengikuti pengukuran suhu tubuh, Rapid Diacnostic Test (RDT) Antigen Covid-19.

Didalam ruangan panitia juga mewajibkan seluruh peserta Rakerda untuk tidak membuka masker selama acara, menyediakan penyanitasi tangan (hand sanitizer) di setiap meja peserta termasuk mengatur jarak tempat duduk peserta dan mempersingkat durasi pelaksanaan rapat.

"Dalam Rakerda ini kami memang menerapkan protokol kesehatan dengan ketat karena memang inilah kewajiban yang harus kami jalankan. Sesuai dengan petunjuk pemerintah, di mana kondisi per hari ini, termasuk Kalbar ada kecenderungan angka positifnya naik. Oleh karenanya, kegiatan hari ini kami adakan dengan protokol kesehatan yang ketat," jelas Lasarus.

Ketua Komisi V DPR RI itu memastikan bahwa lokasi pelaksanaan Rakerda sudah steril dari virus Covid-19 sehingga tidak mungkin menjadi klaster baru penyebaran Covid-19.

Dia berani memastikan hal itu lantaran seluruh panitia, peserta dan seluruh petugas yang terlibat dalam acara tersebut sudah dipastikan negatif korona, dibuktikan dengan surat bebas Covid-19.

"Peserta yang hadir kami wajibkan PCR. Tadi ada beberapa teman yang terpaksa tidak bisa hadir karena hasil PCR-nya positif. Mereka yang belum menunjukkan hasil PCR-nya karena hasilnya belum keluar, oleh panitia yang dalam hal ini dikomandani dr. Karolin dan Pak Sujiwo, dibantu Dinas Kesehatan Kubu Raya diadakan tes antigen di depan sebelum masuk ruangan. Kami pastikan semua yang hadir dalam kondisi yang sehat. Yang tidak sehat kami minta pulang," pungkasnya. (ash) Editor : Salman Busrah
#PDIP Kalbar