Nasional Metropolis Daerah Pro Bisnis Ekonomi Olahraga Otomotif Internasional Kriminal Features Mozaik Ramadan Tekno Entertainment Event Kesehatan Kuliner Lifestyle Ragam Cahaya Iman Cek Fakta For Her Jelita Bursa Properti

WNI Dievakuasi dari Iran ke Azerbaijan, Israel ke Jordania

Hanif PP • Sabtu, 21 Juni 2025 | 13:35 WIB
Direktur Perlindungan WNI Kemlu Judha Nugraha mengungkapkan, saat ini, langkah-langkah evakuasi tengah disiapkan oleh kementerian dan lembaga terkait di Indonesia.
Direktur Perlindungan WNI Kemlu Judha Nugraha mengungkapkan, saat ini, langkah-langkah evakuasi tengah disiapkan oleh kementerian dan lembaga terkait di Indonesia.

PONTIANAK POST - Sehari setelah status perlindungan warga negara Indonesia (WNI) di Iran naik dari Siaga II ke Siaga I, Kementerian Luar Negeri (Kemenlu) langsung tancap gas memproses upaya evakuasi. Kemarin (20/6), WNI sudah mulai dievakuasi keluar dari negeri yang beribu kota di Teheran itu.

Direktur Perlindungan WNI Kemenlu, Judha Nugraha mengatakan, sebelum evakuasi, para WNI yang bersedia mengikuti proses ini telah berkumpul di safe house KBRI Teheran. Mereka menginap terlebih dahulu selama semalam.

“Proses evakuasi saat ini sedang berjalan via jalan darat. Mohon doanya agar lancar dan aman,” ujar Judha saat dikonfirmasi, kemarin (20/6).

Jika merujuk pada keterangan resmi Tentara Nasional Indonesia (TNI), para WNI dibawa keluar dari Iran melalui jalur darat menuju arah utara. Kota Baku, Azerbaijan, menjadi jujukan tim evakuasi. Diperkirakan, perjalanan itu akan memakan waktu sekitar 30 jam.

Sesampainya di Baku, para WNI akan transit selama dua malam sebelum melanjutkan penerbangan pulang ke Tanah Air dengan pesawat komersial pada Minggu (22/6). Sementara itu, evakuasi WNI dari Israel direncanakan akan melalui Amman, Jordania, sebelum diberangkatkan melalui jalur udara ke Indonesia.

Panglima TNI, Jenderal TNI Agus Subiyanto mengatakan, dia telah menginstruksikan jajarannya untuk berkoordinasi erat dengan kementerian dan lembaga terkait guna memastikan kelancaran proses evakuasi ini, baik dalam perencanaan maupun pelaksanaan di lapangan. “TNI juga menyiagakan unsur-unsur pendukung yang diperlukan, sesuai perkembangan situasi dan kebutuhan pemerintah,” ujarnya.

Kepala Pusat Penerangan TNI, Mayjen TNI Kristomei Sianturi menambahkan, upaya evakuasi WNI dari Iran dan Israel ini melibatkan Crisis Response Team (CRT). Ada 34 personel gabungan TNI dalam CRT yang disiapkan.

Berdasarkan data Kemenlu, terdapat 578 WNI yang tengah berada di Iran dan Israel, dengan rincian 386 orang di Iran dan 192 lainnya di Israel. “Dari jumlah tersebut, sebanyak 115 WNI di Iran dan 11 WNI di Israel (data per Kamis, 19/6, red) telah menyatakan kesediaan untuk dievakuasi. Sebagian besar dari mereka adalah pelajar dan mahasiswa yang tinggal di wilayah-wilayah yang masuk kategori rawan,” paparnya. (mia/ttg)

Editor : Hanif
#Israel #Judha Nugraha #Yordan Gunawan #kemenlu #status siaga i #azerbaijan #iran #evakuasi wni