Nasional Metropolis Daerah Pro Bisnis Ekonomi Olahraga Otomotif Internasional Kriminal Features Mozaik Ramadan Tekno Entertainment Event Kesehatan Kuliner Lifestyle Ragam Cahaya Iman

Pemanasan Global Kian Parah, Rekor Panas Pecah di Musim Panas 2025

Hanif PP • Senin, 30 Juni 2025 | 08:44 WIB
ILUSTRASI: Pemanasan Global
ILUSTRASI: Pemanasan Global

PONTIANAK POST - DUNIA memanas lebih cepat daripada sebelumnya. Dampaknya pun mulai terasa langsung pada kehidupan masyarakat di berbagai belahan dunia.

Musim panas 2025 baru berjalan sepekan. Namun, Amerika Serikat telah dilanda heat dome ekstrem yang memecahkan rekor. Alaska bahkan mengeluarkan peringatan panas pertama mereka dalam sejarah. Fenomena itu menyusul 2024 yang resmi tercatat sebagai tahun terpanas dalam sejarah pencatatan suhu global.

Penelitian terbaru menemukan, laju pemanasan global akibat ulah manusia kini mencapai 0,27 derajat Celsius per dekade. Meningkat signifikan dari 0,2 derajat pada 1970-an.

’’Setiap tambahan sepersekian derajat pemanasan membawa peningkatan ekstrem yang relatif lebih besar seperti hujan lebat, kekeringan parah, dan kebakaran hutan,’’ jelas Daniel Swain, ilmuwan iklim dari University of California, sebagaimana dikutip The New York Times, Jumat (27/6).

Curah hujan ekstrem, misalnya, secara umum meningkat 7 persen untuk setiap kenaikan 1 derajat Celsius suhu atmosfer.

National Center for Earth Observation di Inggris juga mencatat, suhu permukaan laut naik lebih cepat daripada yang diproyeksikan. ’’Meskikompleks, pemodelan iklim secara keseluruhan masih mengikuti hukum fisika. Tidak ada yang menyimpang dari gambaran besar sistem iklim,’’ kata Cecilia Bitz, profesor ilmu iklim di University of Washington.(din/dri)

Editor : Hanif
#atmosfer #alaska #dunia #suhu ekstrem #musim panas #Iklim #panas