Nasional Metropolis Daerah Pro Bisnis Ekonomi Olahraga Otomotif Internasional Kriminal Features Mozaik Ramadan Tekno Entertainment Event Kesehatan Kuliner Lifestyle Ragam Cahaya Iman

Selat Hormuz Dibuka Iran, Donald Trump Tetap Lanjutkan Blokade Laut

Uray Ronald • Jumat, 17 April 2026 | 21:49 WIB
 Kapal tanker melintas di selat Hormuz, Iran. (ANTARA/Anadolu).
 Kapal tanker melintas di selat Hormuz, Iran. (ANTARA/Anadolu).

 

PONTIANAK POST – Menteri Luar Negeri Iran, Abbas Araghchi, mengumumkan pembukaan penuh lalu lintas komersial di Selat Hormuz selama masa gencatan senjata, Jumat (17/4).

Langkah ini menjadi angin segar bagi industri perkapalan dunia.

“Mengingat gencatan senjata di Lebanon, lalu lintas kapal komersial di Selat Hormuz dibuka sepenuhnya selama waktu yang tersisa,” tulis Araghchi melalui akun X miliknya dikutip Antara.

Presiden AS Donald Trump merespons positif pengumuman tersebut melalui platform Truth Social.

Ia mengapresiasi langkah Teheran yang akhirnya memberikan akses penuh pada jalur pelayaran strategis tersebut.

“Iran baru saja mengumumkan Selat Iran terbuka sepenuhnya dan siap untuk lalu lintas penuh. Terima kasih!” tulis Trump sembari menyebut wilayah tersebut sebagai “Selat Iran”.

Baca Juga: Trump Umumkan Gencatan Senjata Israel-Lebanon, Berlaku Mulai Jumat Dini Hari

Blokade Laut Tetap Berlanjut

Meski memuji pembukaan selat, Trump menegaskan bahwa blokade laut terhadap pelabuhan Iran belum berakhir.

Menurutnya, tekanan ini akan terus berlanjut hingga kesepakatan diplomatik kedua negara rampung 100 persen.

“Blokade laut tetap berlaku penuh terhadap Iran sampai transaksi selesai sepenuhnya,” tegas Trump.

Ia optimistis proses ini tidak akan lama karena sebagian besar poin negosiasi sudah disepakati.

Persiapan Negosiasi Putaran Kedua

Sebelumnya, negosiasi putaran pertama di Islamabad pada Sabtu (11/4) sempat menemui jalan buntu. Wakil Presiden AS, J.D. Vance, bahkan menyebut delegasi AS pulang tanpa hasil yang memuaskan.

Kegagalan itu sempat memicu Trump untuk mengerahkan Angkatan Laut AS guna memblokade Selat Hormuz.

Namun, peluang damai kembali terbuka melalui babak kedua negosiasi yang dijadwalkan berlangsung pada Minggu (19/4).

Baca Juga: Israel Nodai Kesepakatan Gencatan Senjata: Militer Lebanon Laporkan Serangan di Selatan

Dampak Gencatan Senjata Lebanon

Kabar pembukaan selat ini berkaitan erat dengan situasi di Lebanon. Trump sebelumnya mengumumkan bahwa Israel dan Lebanon sepakat melakukan gencatan senjata selama 10 hari mulai Jumat dini hari.

Kesepakatan yang dimediasi AS di Washington DC tersebut menjadi faktor kunci yang melunakkan posisi Iran di Selat Hormuz. Saat ini, dunia menanti hasil perundingan lanjutan di Pakistan untuk stabilitas kawasan yang lebih permanen.*


 

Editor : Uray Ronald
#Blokade Laut AS #selat hormuz #donald trump #iran #gencatan senjata