PONTIANAK POST - Kaus oblong telah lama menjadi salah satu jenis pakaian yang paling banyak digunakan berbagai kalangan.
Bisa dikenakan oleh siapa saja, dari berbagai usia dan latar belakang, kaus oblong selalu menjadi pilihan yang simpel, mudah ditemukan, dan tidak lekang oleh waktu.
Namun, tampil dengan kaus polos terkadang membuat penampilan terlihat terlalu biasa. Terutama jika kaus tersebut tidak memiliki motif atau print, keseluruhan tampilan bisa terasa kurang menonjol.
Baca Juga: Baby Tee Fashion Kasual Generasi Z dan Kaum Milenial yang Digemari Generasi Muda Masa Kini
Ringer Tee, Sentuhan Sederhana yang Membuat Tampilan Berbeda
Bagi yang ingin tetap tampil sederhana tetapi lebih menarik, ringer tee bisa menjadi pilihan. Sesuai namanya, kaus ini memiliki bagian berbentuk cincin atau ring pada area leher dan kedua lengan.
Beberapa model juga memiliki ring pada bagian ujung bawah kaus. Ciri khas lainnya adalah warna ring yang dibuat kontras dengan warna utama tubuh kaus, sehingga menciptakan aksen yang lebih menonjol.
Baca Juga: Rok Pensil Jadi Fashion Item Timeless untuk Tampilan Chic dan Elegan
Meski hanya berupa garis sederhana, detail tersebut mampu memberikan karakter tersendiri pada penampilan.
Populer Sejak Era 1970-an dan Kembali Naik Daun
Dilansir dari Jawapos, ringer tee sebenarnya bukan tren baru. Kaus ini mulai populer pada era 1970-an hingga 1980-an. Popularitasnya kembali meningkat pada 2010-an, sebelum kembali menjadi bagian dari tren fashion sejak 2024 hingga sekarang.
Desainnya yang basic dan timeless membuat ringer tee tetap relevan di tengah perubahan tren.
“Ringer tee memuat nostalgia dan gaya khas Amerika,” imbuh Emma McClendon, asisten profesor bidang fashion studies di St. John’s University, dikutip dari Vogue.
Baca Juga: Tren Fashion Atasan Zipper, Perpaduan Praktis dan Tampilan Lebih Elegan
Kembalinya tren gaya tahun 2000-an atau Y2K turut memperkuat posisi ringer tee dalam dunia fashion saat ini.
McClendon menyebut tren Y2K membuat banyak orang kembali mengenang masa tersebut sambil tetap menikmati kenyamanan berpakaian menggunakan ringer tee.
“Kita sudah familier dengan gaya ringer tee dan saat ia kembali ke tren, kita menjadikannya bagian dari narasi modern,” ujarnya.
Detail Kecil yang Membuat Tampilan Lebih Menonjol
Salah satu daya tarik utama ringer tee terletak pada bagian ring yang menjadi ciri khasnya. Walaupun hanya berupa garis pada area tertentu, detail tersebut mampu mengurangi kesan terlalu polos.
Baca Juga: Kardigan Plaid Jadi Pilihan Fashion Stylish Saat Cuaca Dingin
Aksen pada leher dan lengan membantu mempertegas siluet tubuh sehingga keseluruhan tampilan terlihat lebih hidup. Detail ini juga memberikan kesan sedikit lebih bervolume, terutama bagi mereka yang merasa tubuhnya terlalu kurus.
Karena itu, ringer tee sering dipilih sebagai alternatif bagi pencinta gaya kasual yang ingin tampil sederhana tanpa terlihat membosankan.
Mudah Dipadukan dengan Berbagai Outfit
Seperti kaus pada umumnya, ringer tee juga sangat fleksibel untuk dipadukan dengan berbagai jenis pakaian.
Baca Juga: The Art of Sarah Bongkar Sisi Gelap Industri Fashion Mewah Seoul
Jaket, kardigan, maupun blazer dapat menjadi pilihan outer yang cocok. Untuk bawahan, celana denim model baggy maupun slim fit tetap menjadi kombinasi yang tidak lekang oleh waktu.
Sementara itu, bagi yang ingin tampil lebih sporty, ringer tee dapat dipadukan dengan celana training pendek maupun panjang. Fleksibilitas inilah yang membuat ringer tee tetap bertahan sebagai salah satu item fashion favorit hingga sekarang. (*)
Editor : Chairunnisya