Nasional Metropolis Daerah Pro Bisnis Ekonomi Olahraga Otomotif Internasional Kriminal Features Mozaik Ramadan Tekno Entertainment Event Kesehatan Kuliner Lifestyle Ragam Cahaya Iman Cek Fakta For Her Jelita Zodiak

Akomodasi, Transportasi, dan Konsumsi Jadi Fokus LPTQ Jelang MTQ Kalbar 2025

Miftahul Khair • Kamis, 31 Juli 2025 | 14:38 WIB
Rapat koordinasi Panitia MTQ XXXIII bersama Tim Asistensi LPTQ Kalbar, Kamis (31/7).
Rapat koordinasi Panitia MTQ XXXIII bersama Tim Asistensi LPTQ Kalbar, Kamis (31/7).

PONTIANAK POST – Persiapan pelaksanaan Musabaqah Tilawatil Qur’an (MTQ) XXXIII tingkat Provinsi Kalimantan Barat terus dimatangkan.

Salah satu fokus utama Lembaga Pengembangan Tilawatil Qur’an (LPTQ) Kalbar adalah pemenuhan layanan dasar bagi para peserta dan dewan hakim, yakni akomodasi, transportasi, dan konsumsi.

Tiga hal ini dinilai sebagai titik krusial yang akan menentukan sukses tidaknya penyelenggaraan MTQ di Kabupaten Kapuas Hulu, 14–20 September 2025 mendatang.

Penegasan ini disampaikan langsung oleh Ketua Umum LPTQ Kalbar, H. Andi Musa, saat kunjungan Tim Asistensi ke Putussibau, 30–31 Juli 2025. Dalam pemaparannya, ia meminta panitia lokal untuk betul-betul memastikan bahwa ketiga aspek tersebut tidak bermasalah saat pelaksanaan nanti.

"Jangan sampai dewan hakim kebingungan soal tempat menginap, atau kafilah terlambat ke venue karena kendala transportasi. Apalagi soal konsumsi. Semua harus tersedia dengan kualitas baik dan tepat waktu,” tegas Andi Musa di hadapan panitia dan jajaran Pemkab Kapuas Hulu.

Kegiatan asistensi tahap II ini dibuka oleh Ketua Harian Panitia MTQ XXXIII Kalbar, Mohd. Zaini. Wakil Bupati Kapuas Hulu, Sukardi, SM, yang turut hadir dalam agenda tersebut, secara khusus mengingatkan panitia agar serius menindaklanjuti arahan dari LPTQ Kalbar.

“Kalau ada yang kurang, segera diperbaiki sekarang. Jangan tunggu mepet acara baru ditangani. Kita ingin MTQ ini sukses di segala aspek,” kata Sukardi.

Berdasarkan hasil tinjauan, panitia masih perlu melakukan sejumlah pembenahan, terutama dalam hal koordinasi penginapan untuk 147 dewan hakim dan lebih dari 800 peserta dari seluruh kabupaten/kota se-Kalbar.

Begitu pula dengan ketersediaan armada pengangkutan antar venue serta pengelolaan konsumsi yang harus terorganisir baik, termasuk alternatif menu, jam layanan, dan petugas dapur umum.

Selain aspek layanan dasar, Tim Asistensi juga menyoroti kesiapan teknis lainnya seperti jaringan listrik dan internet, keamanan kegiatan, hingga fasilitas kesehatan. Dukungan dari berbagai instansi seperti Dinas Kesehatan, PLN, Telkom, BPJS Ketenagakerjaan, dan kepolisian menjadi elemen penting dalam sinergi penyelenggaraan.

MTQ XXXIII Kalbar akan digelar di sembilan lokasi lomba dan satu GOR utama untuk acara pembukaan dan penutupan. Total lebih dari 1.100 orang akan terlibat langsung dalam kegiatan ini. Pemerintah Provinsi Kalbar, Pemkab Kapuas Hulu, dan LPTQ telah mengalokasikan anggaran sebesar Rp16,045 miliar untuk mendukung kegiatan ini.

Dengan waktu kurang dari dua bulan, LPTQ Kalbar berharap seluruh catatan yang diberikan segera ditindaklanjuti. “Kami ingin MTQ kali ini bukan hanya meriah, tapi juga berkualitas, tertib, dan membekas dalam syiar keislaman masyarakat,” tutup Andi Musa. (*)

Editor : Miftahul Khair
#Kapuas Hulu #persiapan #MTQ XXXIII Kalbar #LPTQ