PONTIANAK POST - Masyarakat Desa Penyeluang, Kecamatan Bika, Kapuas Hulu, resmi menerima rencana pembukaan lahan sawit oleh PT Borneo International Anugerah (BIA). Persetujuan itu ditandai dengan penyerahan dana tali asih atau CSR dari perusahaan kepada desa, yang dilanjutkan dengan pelaksanaan ritual adat atau sengkelan adat pada Kamis (20/11).
Koordinator Humas PT BIA, Asep, mengatakan dana tali asih, CSR, serta biaya pelaksanaan adat telah diserahkan langsung kepada Kepala Desa Penyeluang, Ekodemus Ramli. “Income desa berupa tali asih, dana CSR, dan biaya acara adat sudah kami serahkan pada 20 November 2025,” ujar Asep, Sabtu (22/11).
Ia menyampaikan apresiasi karena masyarakat, perangkat desa, serta pihak adat telah menerima rencana aktivitas perusahaan yang akan membuka lahan di wilayah tersebut. “Izin HGU kami di Desa Penyeluang mencapai 1.100 hektare,” jelasnya.
Menurut Asep, kehadiran perusahaan sawit diyakini akan memberikan dampak positif bagi masyarakat, mulai dari pembukaan lapangan kerja, peningkatan pendapatan, peningkatan aktivitas ekonomi desa, hingga terbukanya akses wilayah yang sebelumnya sulit dijangkau. “Secara keseluruhan, masyarakat melihat peluang nyata untuk perbaikan taraf hidup dan kemajuan desa melalui investasi ini, meskipun isu lingkungan dan sosial tetap harus dikelola dengan bijak,” ujarnya.
Asep berharap dukungan masyarakat semakin kuat seiring dibukanya lahan sawit tersebut.
“Kami berkomitmen menyalurkan CSR secara berkelanjutan dan menyerap tenaga kerja lokal. Tentu semuanya mengikuti aturan pemerintah,” tegasnya. (fik)
Editor : Hanif