PONTIANAK POST - Bupati Kapuas Hulu Fransiskus Diaan menekan tombol simbolis peresmian listrik 24 jam PLN, Rabu (24/6) di Desa Ujung Said, Kecamatan Hulu Gurung. Setelah puluhan tahun hanya mengandalkan pelita dan genset, kini 287 kepala keluarga di desa perbatasan itu resmi menikmati terang sepanjang hari.
“Puji syukur kita panjatkan ke hadirat Tuhan Yang Maha Esa karena atas limpahan rahmat dan karunia-Nya, pada hari ini kita dapat berkumpul dalam suasana penuh sukacita untuk menyaksikan peresmian layanan listrik 24 jam PLN di Desa Ujung Said,” kata Fransiskus Diaan yang juga menyebut momen tersebut sebagai kabar yang sangat menggembirakan bagi daerah perbatasan.
Dia mengatakjan listrik bukan sekadar penerangan, tetapi merupakan fondasi penting bagi peningkatan kualitas hidup masyarakat dan percepatan pembangunan daerah. Menurutnya, kehadiran listrik 24 jam adalah wujud nyata komitmen negara, bukti negara hadir untuk menghadirkan pelayanan yang merata hingga ke pelosok negeri. Masyarakat di wilayah pedalaman dan perbatasan, kata dia, memiliki hak yang sama untuk menikmati akses energi yang andal sebagai penunjang aktivitas sehari-hari.
Baca Juga: Lantai Kelas SMPN 2 Batang Lupar Ambruk, Disdikbud Kapuas Hulu Janji Renovasi
Orang nomor satu di Kapuas Hulu ini juga menyampaikan penghargaan setinggi-tingginya kepada PT PLN (Persero), Pemerintah Pusat, Pemerintah Provinsi Kalbar, seluruh jajaran Pemkab Kapuas Hulu, hingga para pekerja lapangan yang berbulan-bulan berjibaku menarik jaringan ke Ujung Said.
Ia menyebut medan berat menuju Ujung Said tak menyurutkan semangat tim gabungan. Desa ini berada di hulu Sungai Kapuas dan berbatasan langsung dengan Serawak, Malaysia. Fransiskus Diaan optimistis listrik 24 jam akan mengubah wajah Ujung Said dan dia berharap akan lahir berbagai peluang baru bagi masyarakat. Bupati mengingatkan, listrik 24 jam adalah awal semangat baru membangun desa. Dia mengatakan infrastruktur yang telah tersedia harus dimanfaatkan secara bijaksana, produktif, dan bertanggung jawab. Ia mengajak warga menjaga fasilitas bersama.
“Mari kita gunakan energi listrik secara hemat, aman, dan sesuai kebutuhan. Kepedulian masyarakat terhadap aset negara akan memastikan layanan ini dapat dinikmati secara berkelanjutan oleh generasi yang akan datang.”katanya.
Dia memastikan Pemkab Kapuas Hulu terus mendorong pemerataan. Dia berharap ke depan semakin banyak desa yang memperoleh pelayanan infrastruktur yang lebih baik, baik di bidang energi, jalan, telekomunikasi, pendidikan, kesehatan, maupun air bersih. Menutup sambutan, Bupati Kapuas Hulu Fransiskus Diaan kembali berterima kasih kepada PLN, jajaran pemerintah, pekerja lapangan, dan masyarakat.
“Semoga layanan listrik 24 jam di Desa Ujung Said membawa manfaat yang sebesar-besarnya bagi masyarakat, meningkatkan kesejahteraan, memperkuat perekonomian desa, serta menjadi pendorong kemajuan Kabupaten Kapuas Hulu.” pungkas bupati. (fik)
Editor : Hanif