PONTIANAK POST - Koperasi Desa Merah Putih (KDMP) di Desa Tunas Muda Kecamatan Hulu Gurung Kabupaten Kapuas Hulu menjadi perbincangan di masyarakat karena lokasinya yang berada diatas bukit.
Kepala Desa Tunas Muda Kecamatan Hulu Gurung, Kafila, membenarkan saat ini didesanya lagi ada proses pembangunan koperasi merah putih. Dimana proses pembangunan tersebut dikerjakan oleh TNI.
"Untuk lokasi KDMP tersebut memang berada di atas bukit. Namanya bukit Sungai Apin," katanya baru-baru ini.
Baca Juga: Kemhan Bentuk Tim Investigasi Usut Kematian Lima Latsarmil KDMP
Kafilah menjelaskan, kenapa KDMP tersebut dibangun diatas bukit karena sebelumnya pihaknya sudah menyiapkan lahan untuk koperasi tersebut, hanya saja dari pihak TNI beranggapan lokasi yang sudah disiapkan tersebut dianggap tidak layak karena luas lahan yang diinginkan tidak sesuai.
"Sehingga kita pun menunjukkan lokasi bukit Sungai Apin tersebut karena kita tidak ada lahan lagi. Sehingga dari pihak TNI pun mengkonfirmasi jika lahan tersebut bisa digunakan untuk pembangunan KDMP," jelasnya.
Kafilah mengatakan, meskipun KDMP yang dibangun tersebut diatas bukit, namun tingginya dari jalan tidak terlalu diperkirakan tingginya kurang lebih 3 meter.
"Sampai hari ini KDMP tersebut masih dalam proses pembangunan yakni kerangka," ucapnya.
Baca Juga: Latihan Militer KDMP Terus Telan Korban, Empat Nyawa Melayang Sia-Sia
Dirinya menilai meskipun KDMP yang dibangun tersebut diatas bukit, pihaknya tetap optimis jika perekonomian didesanya akan berkembang karena KDMP yang dibangun itu tidak terlalu jauh dari pemukiman warga.
"Lagi pula akses masyarakat menuju KDMP juga tidak terlalu jauh," tuturnya.
Dirinya mengatakan, pihaknya tetap mendukung program Pemerintah Pusat ini, maka dari itu setelah KDMP ini selesai dibangun nanti diharapkan dapat segera beroperasi.
"Tapi kita tidak munafik juga, adanya KDMP ini memberikan dampak negatif juga bagi UMKM yang ada. Kita lihat saja nanti apakah KDMP berjalan sesuai harapan atau tidak. Lagipula kita lihat program KDMP ini juga masih tidak ada kejelasan berkaitan dengan anggaran pembangunannya," ucapnya.
Kafilah juga menegaskan, dalam pembangunan KDMP ini pihaknya tidak pernah dilibatkan dan tidak tahu sama sekali berapa anggaran pembangunan koperasi merah putih ini.
"Sebagai Kepala Desa saya juga kecewa karena dalam pembangunan KDMP ini masyarakat juga tidak dilibatkan. Paling tidak adanya pembangunan KDMP ini masyarakat saya ada kerjalah, tapi faktanya TNI semua yang bekerja,. Kita hanya sebagai penonton saja," pungkasnya. (fik)
Editor : Miftahul Khair