Nasional Metropolis Daerah Pro Bisnis Ekonomi Olahraga Otomotif Internasional Kriminal Features Mozaik Ramadan Tekno Entertainment Event Kesehatan Kuliner Lifestyle Ragam Cahaya Iman Cek Fakta For Her Jelita Bursa Properti

Alfian: Tekan Angka Stunting, Optimalkan Fasilitas Kesehatan di Kayong Utara

A'an • Senin, 20 Januari 2025 | 11:57 WIB
Pj Bupati Kayong Utara, Alfian.
Pj Bupati Kayong Utara, Alfian.

SUKADANA – Penjabat Bupati Kayong Utara, Provinsi Kalimantan Barat, Alfian, menjelaskan bahwa pada Desember 2024 prevalensi stunting di Kayong Utara tercatat sebesar 18,54%, dengan total balita yang diukur mencapai 4.125 dari sasaran 8.906 balita.

Pemerintah daerah telah melaksanakan berbagai program seperti pemberian tablet tambah darah kepada remaja putri, pemberian makanan tambahan untuk ibu hamil dan balita, serta inovasi posyandu melalui program Sopo Tahu (Satu Organisasi Satu Posyandu Tambah Upaya).

Alfian menekankan pentingnya penguatan komitmen dalam penanganan stunting melalui pelatihan kader posyandu dan guru PAUD, serta optimalisasi persalinan di fasilitas kesehatan. Upaya ini diharapkan dapat terus menekan angka stunting dan meningkatkan kualitas hidup masyarakat Kayong Utara.

Dalam aspek pelayanan publik, seluruh perangkat daerah telah memiliki Standar Operasi dan Prosedur (SOP) sebanyak 589 unit. Publikasi standar pelayanan dilakukan melalui situs web perangkat daerah dan Sistem Informasi Pelayanan Publik Nasional (SIPPN). Kabupaten Kayong Utara juga berhasil meraih nilai kepatuhan sebesar 87,65 pada 2024, meningkat dari tahun sebelumnya yang hanya mencapai 74,66.

Keberhasilan dalam penyelenggaraan pelayanan publik juga ditandai dengan peresmian Mall Pelayanan Publik oleh Menteri PAN-RB pada 2024. Pemerintah daerah berkomitmen untuk mengoptimalkan fungsi Mall Pelayanan Publik melalui peningkatan kualitas SDM, penerapan standar pelayanan, dan intensifikasi pengawasan.

Terkait Badan Usaha Milik Daerah (BUMD), Alfian menyampaikan bahwa Kayong Utara belum memiliki BUMD. Namun, penyertaan modal pemerintah daerah pada Bank Kalbar terus meningkat. Hingga akhir 2024, jumlah penyertaan modal mencapai Rp3,36 miliar, naik dari Rp3,17 miliar pada tahun sebelumnya.

Alfian menegaskan bahwa Pemerintah Kabupaten Kayong Utara akan terus meningkatkan kinerja dan pelayanan kepada masyarakat. "Kami akan terus mengacu pada strategi yang telah dirumuskan serta berkolaborasi dengan berbagai pihak untuk mewujudkan pembangunan yang inklusif dan berkelanjutan," tutupnya. (dan)

Editor : A'an
#stunting #fasilitas kesehatan #Pj Bupati Kayong Utara