PONTIANAK POST - Dua dari empat siswa SMP PGRI 01 Simpang Hilir, Kabupaten Kayong Utara dilarikan ke Puskesmas Teluk Melano untuk mendapatkan pertolongan medis usai santap menu makan bergizi gratis (MBG), pada Kamis (25/09). Siswa lainnya dalam penanganan pihak Pustu (Puskemas Pembantu).
Salah satu Guru SMP PGRI 01 Simpang Hilir, Reza mengatakan belum bisa memastikan bahwa siswa tersebut diduga keracunan MBG atau tidak. Sebab, makan tersebut sebelum dibagikan ke siswa sudah dicicipi oleh guru-guru di sekolahan, untuk memastikan keamananya.
"Saye belum bise memastikan itu keracunan atau bukan. Soalnye sebelum dibagikan ke siswa, saye sendiri mengkonsumsi (makanan MBG, red) juga. Yang saye ketahui di Puskesmas ini 2 (siswa), yang di sekolah juga ada mual dan pusing juga, ada 3 atau 4 orang gitu, itu ditangani oleh pihak Pustu," ungkap Reza, kepada Pontianak Post.
"Untuk itu harapan saye hidangannye sesuai dengan prosedurlah, yang segar-segar yang baiklah kayak gitu," imbuhnya.
"Untuk pengawas di dapur, kami dari penerimaan bahan baku kami cek dulu bahan baku, apakah sesuai atau dak. Ketika bahan baku dak sesuai kami kembalikan. Kemudian ketika memasak, itu ahli gizi ksppg (Kepala Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi ) itu dari memasak sampai pemorsian kita pantau terus, dan bahkan dari ahli gizi dan sppgnya (Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi) sebelum didistribusikan kita mengadakan organo, ngecek dulu dimakan untuk ngetes ade perubahan atau dak seperti itu,"tutupnya. (dan)
Editor : Hanif