PONTIANAK POST – Pemerintah Kabupaten Kayong Utara mendorong terbentuknya bank sampah sebagai upaya nyata dalam mewujudkan pengelolaan lingkungan yang berkelanjutan. Komitmen itu diwujudkan melalui Sosialisasi Pengelolaan Sampah melalui Bank Sampah, yang menggandeng narasumber dari Pusat Pengendalian Lingkungan Hidup Kalimantan, berlangsung di Aula Pondopo Bupati Kayong Utara, Sukadana, Rabu (29/10/).
Dalam sambutannya, Wakil Bupati Kayong Utara, Amru Chanwari, menegaskan bahwa pengelolaan sampah tidak bisa hanya mengandalkan pemerintah, melainkan membutuhkan partisipasi aktif masyarakat dan semua pihak. Menurutnya, bank sampah bukan sekadar tempat menabung sampah bernilai guna, melainkan wadah pemberdayaan masyarakat untuk membangun kesadaran dan kebiasaan baru dalam memilah dan mengelola sampah secara mandiri.
“Bank sampah ini bukan hanya soal kebersihan, tapi juga bagian dari gerakan sosial dan ekonomi yang berkelanjutan. Melalui program ini, masyarakat dapat memperoleh nilai ekonomi dar i sampah, sekaligus menjaga lingkungan tetap bersih,” ujar Wabup Amru. Lebih lanjut, ia menekankan bahwa pengelolaan sampah di Kabupaten Kayong Utara perlu dilakukan secara terencana dan berkelanjutan, dimulai dari rumah tangga, sekolah, dan lingkungan sekitar.
Disamping itu, pemerintah daerah, tengah menyiapkan peta jalan percepatan pengelolaan sampah tahun 2025–2026 yang berfokus pada pengurangan sampah dar i sumbernya serta penguatan sistem bank sampah di setiap kecamatan dan desa. “Kita ingin membangun sistem pengelolaan sampah dari hulu, bukan hanya menunggu di hilir.
Dengan sinergi antara pemerintah, masyarakat, dan mitra pembangunan, kita yakin program ini dapat memberikan manfaat besar bagi lingkungan dan perekonomian masyarakat,” tambahnya. Wabup Amru juga mengajak seluruh elemen masyarakat untuk menjadikan pengelolaan sampah sebagai gerakan bersama menuju lingkungan yang bersih dan sehat. “Mari kita jadikan gerakan bank sampah ini sebagai wujud nyata gotong royong dan kepedulian kita terhadap masa depan Kayong Utara yang lebih hijau, lestari, dan berdaya saing,” tutupnya.
Melalui inisiatif tersebut, Pemerintah Kabupaten Kayong Utara berharap terbentuknya bank sampah di setiap kecamatan dapat menjadi langkah strategis dalam mewujudkan ekonomi sirkular, meningkatkan kesejahteraan masyarakat, dan memperkuat visi Kayong Utara sebagai daerah yang berwawasan lingkungan. (dan)
Editor : Hanif