PONTIANAK POST – Menjelang waktu berbuka puasa, suasana sore di pusat kota, tepatnya di Tugu Sukadana, Kabupaten Kayong Utara, tampak lebih semarak dari hari-hari biasa.
Selain itu, anak-anak terlihat riang bermain, sementara para orang tua berbincang santai menunggu azan Magrib berkumandang di salah satu tempat santai favorit keluarga, Taman Kota Sukadana Surya Kusuma.
Warga memadati ruas jalan utama untuk menikmati momen ngabuburit sambil berburu aneka takjil dan kuliner khas daerah. Ngabuburit di Sukadana bukan sekadar menunggu waktu berbuka, tetapi juga menjadi ajang silaturahmi warga.
Sejak pukul 15.30 WIB, pedagang musiman mulai menggelar dagangannya. Aroma dari gorengan dan penganan lainnya berpadu dan tersaji berjejer di lapak-lapak sederhana.
"Selain cari takjil, sekalian kumpul keluarga. Rasanya Ramadan jadi lebih hidup,” ujar Rumaida (24), yang berburu takjil bersama keluarga.
Keberadaan pasar takjil musiman ini juga membawa berkah tersendiri bagi pelaku UMKM. Banyak pedagang mengaku omzet mereka meningkat signifikan selama bulan suci.
Ngabuburit di Sukadana menjadi potret kebersamaan dan kearifan lokal masyarakat Kayong Utara dalam menyemarakkan Ramadan, sederhana, hangat, dan penuh makna. (dan)
Editor : Miftahul Khair