Nasional Metropolis Daerah Pro Bisnis Ekonomi Olahraga Otomotif Internasional Kriminal Features Mozaik Ramadan Tekno Entertainment Event Kesehatan Kuliner Lifestyle Ragam Cahaya Iman Cek Fakta For Her Jelita Zodiak

Bupati Romi Ungkap Capaian TPAKD Kayong Utara, Akses Keuangan hingga Desa Kian Meluas

Danang Prasetyo • Jumat, 19 Juni 2026 | 09:28 WIB
PlENO : Bupati Kayong Utara, Romi Wijaya, saat menghadiri Rapat Pleno Tim Percepatan Akses Keuangan Daerah (TPAKD) Provinsi Kalimantan Barat. (IST)
PlENO : Bupati Kayong Utara, Romi Wijaya, saat menghadiri Rapat Pleno Tim Percepatan Akses Keuangan Daerah (TPAKD) Provinsi Kalimantan Barat. (IST)

PONTIANAK POST - Upaya menghadirkan layanan keuangan yang mudah diakses hingga ke pelosok desa terus menjadi perhatian Pemerintah Kabupaten Kayong Utara.

Hal itu ditegaskan Bupati Kayong Utara, Romi Wijaya, saat menghadiri Rapat Pleno Tim Percepatan Akses Keuangan Daerah (TPAKD) Provinsi Kalimantan Barat Tahun 2026 di Pontianak, Kamis (18/6), sebagai bagian dari komitmen pemerintah memperluas akses perbankan, pembiayaan usaha, dan layanan keuangan digital bagi masyarakat.

Bupati Romi menyampaikan bahwa capaian program TPAKD hingga Triwulan III Tahun 2025 menunjukkan perkembangan yang sangat positif dalam upaya memperluas akses layanan keuangan bagi masyarakat Kabupaten Kayong Utara.

Baca Juga: Romi Wijaya Pilih Perkuat Fiskal Kayong Utara, Tegaskan Daerah Tetap Sehat Tanpa Utang Baru

Menurutnya, berbagai program yang berhasil melampaui target menjadi indikator meningkatnya literasi dan inklusi keuangan masyarakat. Capaian tersebut terlihat dari tingginya partisipasi pelajar dalam program tabungan pelajar, meningkatnya penggunaan transaksi digital melalui QRIS oleh pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM), serta bertambahnya jumlah masyarakat yang mulai berinvestasi secara legal dan terukur.

"Pemerintah Kabupaten Kayong Utara terus berkomitmen mendorong pemerataan akses keuangan yang mudah, aman, dan terjangkau bagi seluruh masyarakat. Capaian berbagai program TPAKD ini menunjukkan bahwa kesadaran masyarakat terhadap pentingnya menabung, bertransaksi digital, serta memanfaatkan layanan keuangan formal semakin meningkat," ujar Romi.

Ia menjelaskan, perluasan akses keuangan menjadi salah satu instrumen penting dalam mendorong pertumbuhan ekonomi daerah yang inklusif. Melalui berbagai program TPAKD, masyarakat tidak hanya memperoleh akses terhadap layanan keuangan formal, tetapi juga mendapatkan edukasi dan perlindungan dalam memanfaatkan produk keuangan secara bijak.

Baca Juga: Dana VA Telat Masuk, SPPG Program Makan Bergizi Gratis di Kayong Utara Sempat Hentikan Layanan

Bupati Romi juga mengapresiasi sinergi dan kolaborasi yang telah terjalin antara pemerintah daerah, Otoritas Jasa Keuangan (OJK), perbankan, BPJS Ketenagakerjaan, lembaga jasa keuangan, serta seluruh perangkat daerah yang selama ini berperan aktif dalam memperkuat ekosistem keuangan di Kabupaten Kayong Utara.

Menurutnya, keberhasilan meningkatkan akses keuangan tidak dapat dilakukan oleh satu pihak saja, melainkan membutuhkan kerja sama yang kuat dan berkelanjutan dari seluruh pemangku kepentingan.

Meski sejumlah program menunjukkan capaian yang menggembirakan, Bupati Romi menegaskan bahwa pemerintah daerah akan terus melakukan percepatan terhadap program-program yang realisasinya masih perlu ditingkatkan, khususnya pembiayaan Ultra Mikro (UMi) dan program Kredit/Pembiayaan Melawan Rentenir.

Langkah tersebut dinilai penting untuk menjawab kebutuhan pelaku usaha kecil dan masyarakat yang masih menghadapi keterbatasan akses permodalan produktif.

"Ke depan, kita ingin semakin banyak masyarakat dan pelaku UMKM yang memperoleh akses pembiayaan produktif, terlindungi dalam program jaminan sosial, serta mampu memanfaatkan layanan keuangan digital untuk meningkatkan kesejahteraan. Dengan kerja sama dan semangat kolaborasi yang kuat, kami optimistis target-target yang telah ditetapkan dapat kita capai secara maksimal hingga akhir tahun," tutupnya.

Editor : Miftakhair
#TPAKD Kalbar #QRIS UMKM #kayong utara #Romi Wijaya #akses keuangan