PONTIANAK POST – Seorang warga Dusun Mutiara, Desa Penjalaan, Kecamatan Simpang Hilir, Kabupaten Kayong Utara, Sapa'at, tengah berupaya keras mencari keberadaan istrinya, Jumiyati, yang dilaporkan hilang dan hingga kini belum diketahui keberadaannya.
Menurut keterangan pihak keluarga, Jumiyati terakhir kali terlihat di kediamannya pada Minggu (14/6) sekitar pukul 08.48 WIB. Saat itu, sang suami sedang pergi bekerja di kebun. Namun, ketika suaminya kembali ke rumah sekitar pukul 10.00 WIB, Jumiyati sudah tidak ada di tempat.
Pihak keluarga mendapati sejumlah pakaian milik Jumiyati sudah tidak ada, yang mengindikasikan bahwa ia pergi membawa pakaian tersebut. Kendati demikian, dokumen-dokumen penting seperti buku nikah diketahui masih tertinggal di rumah.
Baca Juga: Sekda Kayong Utara Sebut Mahasiswa sebagai Mitra Strategis Pembangunan Daerah di Kalbar
Bagi masyarakat yang sekiranya melihat atau berpapasan dengan Jumiyati, berikut adalah ciri-ciri fisiknya, tinggi badan sekitar 160 cm, bentuk wajah oval, rambut pirang, dengan panjang di atas bahu.
Kejadian itu telah dilaporkan secara resmi oleh pihak keluarga kepada aparat kepolisian setempat. Keluarga sangat berharap peran serta dan bantuan dari masyarakat luas untuk memberikan informasi sekecil apa pun terkait keberadaan Jumiyati.
"Kami dari pihak keluarga sangat berharap Jumiyati dapat segera ditemukan dalam keadaan aman dan selamat," ungkap perwakilan keluarga.
Bagi masyarakat yang memiliki informasi valid mengenai keberadaan Jumiyati, diharapkan dapat segera melaporkannya ke kantor polisi terdekat atau langsung menghubungi pihak suami, Sapa'at, melalui nomor telepon 0822-1352-9898. (dan)
Editor : Hanif