PONTIANAK - Setelah seharian beraktivitas, mandi sering kali terasa menyegarkan dan menyenangkan.
Mandi dengan air dingin bisa memberikan sensasi segar, terutama jika Anda meluangkan waktu lebih lama untuk berendam guna merelaksasi otot-otot yang lelah.
Namun, banyak orang masih percaya bahwa mandi malam hari dapat berdampak buruk bagi kesehatan.
Misalnya, ada anggapan bahwa mandi malam dapat menyebabkan rematik atau paru-paru basah. Apakah benar begitu? Mari kita lihat beberapa mitos dan fakta terkait mandi malam.
Mitos: Mandi Malam Penyebab Rematik
Ada anggapan bahwa mandi malam dapat memicu rematik. Namun, sejauh ini, tidak ada penelitian ilmiah atau bukti medis yang mendukung klaim ini.
Sebaliknya, mandi malam dengan air hangat dapat membantu mengurangi gejala rematik.
Dikutp dari Halodoc, air hangat dapat meredakan nyeri sendi dan meningkatkan kualitas tidur bagi mereka yang mengalami rematik. Jadi, mandi malam dengan air hangat justru bisa menjadi terapi yang bermanfaat.
Baca Juga: Elvis Presley: Akhir Hidup Sang Legenda yang Masih Menjadi Perdebatan
Mitos: Mandi Malam Menyebabkan Kulit Kering
Satu lagi mitos umum adalah bahwa mandi malam dapat membuat kulit menjadi kering.
Memang benar bahwa berlama-lama di dalam air bisa membuat kulit menjadi kering dan keriput.
Namun, Anda bisa menghindari dampak ini dengan membatasi waktu mandi selama 5-10 menit dan menggunakan air dengan suhu yang tidak terlalu panas.
Air hangat atau suam kuku adalah pilihan terbaik untuk menjaga kelembapan kulit dan memberikan efek relaksasi.
Mitos: Mandi Malam Mengakibatkan Masuk Angin
Mandi malam sering dikaitkan dengan risiko masuk angin, terutama jika menggunakan air dingin.
Ketika mandi dengan air dingin, tubuh akan berusaha menaikkan suhu untuk menyesuaikan dengan lingkungan, yang bisa membuat Anda merasa dingin atau menggigil.
Namun, efek ini biasanya bersifat sementara dan akan hilang seiring waktu. Untuk menghindari rasa tidak nyaman, mandi malam dengan air hangat lebih disarankan.
Mitos: Mandi Malam Menyebabkan Paru-Paru Basah
Ada juga anggapan bahwa mandi malam dapat menyebabkan paru-paru basah atau pneumonia. Namun, ini adalah mitos.
Dikutp dari Dkonsul, Pneumonia adalah infeksi yang menyebabkan peradangan pada kantung udara di paru-paru, dan biasanya disebabkan oleh bakteri, virus, atau jamur, bukan oleh kebiasaan mandi malam.
Bagi penderita pneumonia, mandi malam dengan air hangat dapat membantu melancarkan jalan napas dan membuat tidur lebih nyaman.
Itulah beberapa mitos dan fakta mengenai bahaya mandi malam. Sebaiknya, sebelum mempercayai informasi kesehatan, selalu pastikan untuk berkonsultasi dengan ahli. Anda dapat menggunakan aplikasi Halodoc untuk berkonsultasi dengan dokter mengenai masalah kesehatan dengan mudah dan cepat.(mif)
Editor : Miftahul Khair