Nasional Metropolis Daerah Pro Bisnis Ekonomi Olahraga Otomotif Internasional Kriminal Features Mozaik Ramadan Tekno Entertainment Event Kesehatan Kuliner Lifestyle Ragam Cahaya Iman

Gurita dengan Sembilan Manfaatnya untuk Kesehatan Tubuh

Miftahul Khair • Selasa, 8 Oktober 2024 | 14:23 WIB
Ilustrasi gurita.
Ilustrasi gurita.

HEWAN laut ini unik. Mereka mati setelah kawin. Namun mereka memiliki begitu banyak manfaat untuk kesehatan. Di Hari Gurita Sedunia (World Octopus Day) yang diperingati pada hari ini, 8 Oktober, perlu kiranya untuk membahas mengenai sejumlah manfaat tersebut.

Gurita adalah hewan laut yang termasuk dalam kelompok moluska. Mereka memiliki tubuh lunak dan kepala yang menonjol, serta delapan lengan yang memiliki alat isap untuk menangkap mangsa. Gurita juga memiliki kemampuan untuk mengubah warna kulit mereka untuk menyesuaikan diri dengan lingkungan sekitar.

Hewan laut ini kerap diolah menjadi sejumlah hidangan karena rasanya yang lezat. Namun, gurita juga dapat memberikan sejumlah manfaat kesehatan karena  kandungan nutrisinya yang melimpah.

Dilansir dari situs halodoc, dalam 100 gram gurita, terdapat sejumlah nutrisi penting yang dapat memberikan manfaat bagi tubuh. Mulai dari protein (18 – 20 gram), zat besi (2 – 3 miligram), vitamin B12 (5 – 10 mikrogram), selenium (30 – 40 mikrogram), fosfor (200 – 250 miligram), hingga kalium (400 – 500 miligram).

Selain beberapa nutrisi tersebut, gurita juga mengandung banyak nutrisi lainnya. Misalnya seperti sejumlah kecil lemak, kolesterol, vitamin C, vitamin A, magnesium, dan zink. Namun, kandungan nutrisi dalam gurita dapat bervariasi tergantung pada faktor-faktor seperti jenis, ukuran gurita, dan cara memasaknya.

Secara umum ada sembilan manfaat dari mengonsumsi makanan sehat ini, yaitu baik untuk jantung, membantu mengatasi anemia, memperkuat sistem kekebalan tubuh, menutrisi kulit, mencerdaskan otak, meningkatkan stamina, meredakan depresi, sumber antioksidan, serta membantu membangun dan memperbaiki jaringan tubuh.

Kandungan asam lemak omega 3 yang terdapat pada hewan laut seperti gurita dan cumi-cumi, mampu memenuhi kebutuhan docosahexaenoic acid (DHA) harian sebanyak 500 miligram.

Menurut jurnal ilmiah berjudul Marine Omega-3 (N-3) Fatty Acids for Cardiovascular Health: An Update for 2020, kandungan DHA dan EPA (eicosapentaenoic acid) dapat menjaga kesehatan jantung. Cara kerjanya adalah dengan menjaga kestabilan lipid darah, tekanan darah, denyut jantung dan variabilitas denyut jantung, agregasi trombosit, fungsi endotel, dan peradangan.

Manfaat gurita selanjutnya adalah membantu mengatasi anemia. Sebab, daging hewan moluska ini mampu merangsang produktivitas sel-sel darah merah. Hal ini berkat kandungan vitamin B12 cukup tinggi daripada makanan laut lainnya.

Adapun, vitamin B12 adalah zat yang berperan dalam proses pembentukan sel-sel darah merah. Dengan asupan yang sesuai, tubuh dapat terhindar dari anemia. Selain membantu pembentukan darah, vitamin B12 juga dapat menjaga kesehatan sistem saraf.

Dalam memperkuat sistem kekebalan tubuh, nutrisi seperti flavonoid, vitamin C, vitamin D, vitamin B6, dan thiamin adalah zat penting yang mampu meningkatkan sistem tersebut. Kabar baiknya, nutrisi-nutrisi tersebut terdapat dalam daging gurita.

Flavonoid dan teman-temannya ini dapat mengoptimalkan kinerja sel darah putih. Tubuh jadi terlindungi dari radikal bebas, virus, bakteri, kuman, dan mikroba berbahaya lain.

Dalam menutrisi kulit, kombinasi antara omega 3, magnesium, fosfor, dan protein dalam daging gurita mencegah risiko penuaan dini. Selain itu, zat-zat tadi juga bisa menjaga tingkat keasaman kulit menjadi lebih sehat, dan mengendalikan produksi minyak berlebih. Kulit pun tampak sehat dan mendapat nutrisi dari dalam.

Dalam mencerdaskan otak, daging gurita merupakan jenis makanan sehat yang konsumsinya baik untuk anak-anak. Kandungan omega 3, zat besi, dan magnesium dapat merawat kesehatan saraf otak anak.

Menurut jurnal ilmiah berjudul Magnesium in the Central Nervous System yang terbit dalam jurnal University of Adelaide Press, magnesium dapat mendukung aktivitas otak yang sehat, memori, dan proses belajar. Artinya, manfaat gurita juga berpotensi dalam meningkatkan fungsi kognitif otak.

Anak lebih mudah menyerap informasi selama dalam proses belajar. Tidak hanya itu, untuk orang dewasa, kombinasi nutrisi tadi juga efektif mencegah gangguan mental, Depresi, dan mengurangi risiko penyakit Alzheimer.

Sementara daging gurita yang mengandung omega-3, seng, dan selenium, dapat dapat meningkatkan gairah dan daya tahan. Karena itu, bagi pria yang ingin meningkatkan stamina dan khususnya vitalitas seksual, mengonsumsi daging gurita bisa menjadi pilihan yang baik.

Manfaat gurita selanjutnya adalah berpotensi untuk membantu meredakan depresi. Sebab, dua dari asam lemak omega-3 yang terkandung dalam gurita, dapat mencegah depresi dan menangani gangguan mood.

Kedua asam tersebut adalah eicosapentaenoic acid (EPA) dan DHA. Menurut data kesehatan oleh Harvard Health Publishing, EPA dan DHA dapat menurunkan depresi. Salah satu upaya penanganan orang dengan gangguan depresi adalah melalui pengobatan EPA.

Gurita di sisi lain mengandung senyawa antioksidan, seperti vitamin E, yang berperan dalam melawan radikal bebas dalam tubuh. Radikal bebas dapat menyebabkan kerusakan pada sel dan berkontribusi pada penuaan dini serta penyakit kronis, seperti kanker dan penyakit jantung. Mengonsumsi gurita yang kaya akan antioksidan dapat membantu melindungi sel-sel tubuh dari kerusakan oksidatif dan menjaga kesehatan secara lebih baik.

Makanan laut seperti gurita adalah sumber protein berkualitas tinggi yang memberikan manfaat penting. Protein adalah nutrisi esensial yang tubuh butuhkan untuk pembentukan, perbaikan, dan pemeliharaan berbagai jaringan dalam tubuh. Termasuk otot, kulit, dan organ-organ dalam. Dengan mengonsumsi gurita, tubuh akan mendapatkan asupan protein yang cukup. Hal ini tentu dapat membantu menjaga kesehatan tubuh secara keseluruhan. (ote)

Editor : Miftahul Khair
#nutrisi #gurita #manfaat gurita