PONTIANAK - Menggunakan earphone memang praktis dan nyaman, apalagi saat kita ingin mendengarkan musik atau menonton video tanpa gangguan.
Namun, apakah benar penggunaannya secara terus menerus bisa merusak telinga kita?
Melansir dari Dr Lech, ada risiko kerusakan pendengaran jika digunakan dalam jangka waktu lama atau dengan volume yang terlalu tinggi.
Suara keras yang langsung masuk ke telinga melalui earphone dapat mempengaruhi kesehatan pendengaran dalam jangka panjang.
Oleh karena itu, penting untuk mengetahui cara menggunakannya dengan aman agar terhindar dari risiko tersebut.
Di artikel ini, kita akan membahas tips menjaga kesehatan telinga saat menggunakan earphone serta langkah-langkah yang bisa diambil untuk mengurangi risiko kerusakan.
- Batasi Volume Suara
Menggunakan earphone dengan volume tinggi menjadi salah satu penyebab utama kerusakan telinga.
Melansir dari ZD Net, volume yang terlalu keras dapat merusak sel-sel rambut halus dalam telinga yang berfungsi sebagai penerima suara.
Untuk menjaga pendengaran, sebaiknya batasi volume pada tingkat aman, yaitu sekitar 60% dari volume maksimum.
Dengan membatasi volume, Anda bisa mengurangi risiko kerusakan pendengaran tanpa harus berhenti menggunakan earphone.
- Gunakan Earphone dengan Teknologi Noise Cancelling
Earphone yang dilengkapi dengan teknologi noise cancelling dapat membantu mencegah kerusakan telinga.
Teknologi ini memungkinkan Anda mendengarkan suara dengan lebih jelas tanpa harus menaikkan volume, karena suara bising dari luar akan teredam.
Dr Lech menyarankan penggunaan earphone noise cancelling agar telinga Anda tidak terbebani oleh volume tinggi yang berisiko.
Dengan demikian, telinga tidak terpapar suara berlebihan dan kesehatan pendengaran bisa lebih terjaga.
- Batasi Waktu Penggunaan
Penggunaan earphone dalam waktu lama bisa menyebabkan kelelahan pada telinga dan meningkatkan risiko gangguan pendengaran.
Sebaiknya gunakan alat satu ini tidak lebih dari 60 menit setiap kali pemakaian, lalu beri jeda selama beberapa menit sebelum menggunakannya kembali.
Menurut ZD Net, aturan ini dikenal sebagai "60/60 rule," yaitu mendengarkan dengan volume maksimal 60% selama 60 menit.
Memberikan waktu istirahat bagi telinga Anda akan membantu mengurangi risiko kerusakan.
- Pilih Earphone yang Tepat
Memilih jenis earphone yang nyaman dan sesuai sangat penting untuk menjaga kesehatan telinga.
Ukuran yang terlalu besar atau kecil dapat menyebabkan ketidaknyamanan dan iritasi pada telinga.
Sebaiknya pilih ukuran yang pas dan nyaman saat digunakan, sehingga tidak menekan bagian dalam telinga terlalu kuat.
Dr Lech merekomendasikan earphone in-ear yang memiliki ujung silikon untuk mengurangi tekanan pada telinga dan menjaga kenyamanan.
- Bersihkan Secara Rutin
Kebersihan earphone juga memengaruhi kesehatan telinga.
Earphone yang kotor dapat menjadi sarang bakteri yang masuk ke telinga dan menyebabkan infeksi.
Menurut Dr Lech, membersihkan perangkat audio ini secara rutin dengan kain lembut atau kapas dapat membantu mengurangi risiko infeksi telinga.
Selain menjaga kebersihan, hal ini juga membuat penggunaannya lebih nyaman dan aman.
- Gunakan Satu Telinga Secara Bergantian
Cara lain untuk mengurangi dampak penggunaannya adalah dengan menggunakan satu sisi telinga secara bergantian.
Tips ini berguna terutama saat Anda berada di tempat ramai atau sedang beraktivitas.
Dengan cara ini, Anda dapat tetap mendengarkan suara sekitar tanpa harus menutup kedua telinga, sehingga beban pada pendengaran berkurang.
ZD Net menyarankan cara ini untuk menjaga kesehatan telinga dalam jangka panjang.
- Hindari Penggunaan Earphone Saat Tidur
Menggunakan earphone saat tidur dapat berdampak buruk bagi telinga karena telinga akan tertekan dalam waktu lama.
Menurut Dr Lech, hal ini bisa mengganggu aliran udara di telinga dan meningkatkan risiko infeksi.
Jika ingin mendengarkan musik saat tidur, sebaiknya pilih speaker yang diletakkan jauh dari telinga.
Dengan mengikuti tips-tips di atas, Anda bisa menggunakan earphone dengan lebih aman dan menjaga pendengaran dari risiko kerusakan.
Earphone memang praktis, tetapi kesehatan telinga harus tetap menjadi prioritas utama. (mif)
Editor : Miftahul Khair