PONTIANAK POST - Tren gaya hidup sehat memang selalu menemukan jalannya di media sosial. Pada tahun 2023, muncul sebuah tren sarapan sehat yang dikenal sebagai “Tiffany Plate”, yaitu piring berisi sayuran kukus yang ditata rapi tanpa nasi maupun karbohidrat olahan.
Konsep ini awalnya viral di TikTok karena dianggap sederhana, rendah kalori, sekaligus bisa membantu program penurunan berat badan.
Menariknya, di Indonesia tren ini kemudian mengalami modifikasi kreatif oleh konten kreator lokal bernama Sukmaka, yang menyesuaikan konsep Tiffany Plate dengan cita rasa Nusantara.
Hasilnya adalah sarapan kukusan sayur dengan sambal, sebuah kombinasi yang tidak hanya sehat, tetapi juga tetap menggugah selera khas Indonesia.
Baca Juga: Bukan Sekadar Makan Segala, Ini Fakta Ilmiah tentang Diet Omnivor yang Jarang Dibahas
Apa Itu Tiffany Plate?
Tiffany Plate merupakan konsep sarapan sehat dengan porsi besar sayuran rebus atau kukus, dipadukan dengan protein seperti ayam, telur, atau ikan, tanpa tambahan nasi.
Konsep ini mulai dikenal luas sejak 2023 dan menjadi viral di TikTok karena tampilannya yang menarik sekaligus simple untuk ditiru di rumah.
Mengutip referensi dari Healthline (1) dan Harvard T.H. Chan School of Public Health (4), pola makan berbasis sayuran memiliki berbagai manfaat, seperti:
- Rendah kalori namun tetap mengenyangkan.
- Kaya serat sehingga baik untuk pencernaan.
- Membantu mengontrol kadar gula darah.
- Menyediakan vitamin, mineral, serta antioksidan penting untuk tubuh.
Modifikasi Tiffany Plate ala Indonesia menjadi Kukusan Sayur + Sambal
Di tangan kreator lokal seperti Sukmaka, Tiffany Plate disesuaikan agar lebih sesuai dengan lidah orang Indonesia.
Alih-alih hanya disajikan polos, sayuran kukus kini dipadukan dengan sambal khas Nusantara yang menambah cita rasa pedas gurih, membuatnya lebih menarik untuk dikonsumsi rutin.
Beberapa sayuran yang sering digunakan dalam modifikasi ini antara lain:
- Brokoli, wortel, buncis, dan jagung muda.
- Labu siam atau pare sebagai variasi lokal.
- Protein tambahan seperti tahu, tempe, atau telur rebus.
Dengan tambahan sambal, menu ini tetap rendah kalori namun terasa lebih nikmat cocok untuk masyarakat Indonesia yang terbiasa dengan makanan berbumbu.
Baca Juga: Diet Keto Terbukti Efektif! Ini Panduan Lengkap agar Berat Badan Cepat Turun
Potensi Penurunan Berat Badan
Sarapan dengan konsep kukusan sayur tanpa nasi memiliki beberapa potensi manfaat untuk program diet, antara lain:
- Defisit kalori alami – sayuran rendah energi sehingga membantu menjaga asupan kalori harian.
- Tinggi serat – membuat kenyang lebih lama, sehingga mencegah ngemil berlebihan.
- Kaya nutrisi – menjaga metabolisme tubuh tetap optimal meskipun dalam program diet.
- Fleksibel – bisa dipadukan dengan berbagai jenis protein dan variasi sayuran agar tidak membosankan.
Menurut Harvard T.H. Chan School of Public Health (4), mengganti nasi putih dengan sayuran tinggi serat terbukti mendukung pengendalian berat badan dan mengurangi risiko penyakit metabolik.
Tren Tiffany Plate yang muncul sejak 2023 kini menemukan bentuk baru di Indonesia berkat kreativitas konten kreator lokal seperti Sukmaka.
Modifikasi berupa kukusan sayur dengan sambal berhasil memadukan konsep diet sehat dengan cita rasa khas Nusantara.
Selain lezat, menu ini berpotensi membantu program penurunan berat badan karena rendah kalori, tinggi serat, serta kaya nutrisi.
Dengan variasi sayuran dan sambal yang berbeda-beda, sarapan sehat ala Tiffany Plate versi Indonesia bisa menjadi pilihan gaya hidup sehat yang menyenangkan. (*)
Editor : Miftahul Khair