Nasional Metropolis Daerah Pro Bisnis Ekonomi Olahraga Otomotif Internasional Kriminal Features Mozaik Ramadan Tekno Entertainment Event Kesehatan Kuliner Lifestyle Ragam Cahaya Iman Cek Fakta For Her Jelita Bursa Properti

Paparan Sinar Matahari Bisa Turunkan Risiko Gangguan Kesehatan Mental, Ini Faktanya Menurut Dokter!

Khoiril Arif Ya'qob • Senin, 27 April 2026 | 14:31 WIB
Paparan sinar matahari tidak hanya bermanfaat bagi kesehatan fisik tapi juga kesehatan mental. (FREEPIK)
Paparan sinar matahari tidak hanya bermanfaat bagi kesehatan fisik tapi juga kesehatan mental. (FREEPIK)

 

PONTIANAK POST - Paparan Sinar matahari tertanya memiliki manfaat luar biasa. Tak hanya bagi kesehatan tubuh, tetapi juga mental.

Dr Adam Prabata dalam unggahannya di platform X pada (25/4) menarik perhatian publik setelah mengulas temuan ilmiah tentang manfaat sinar matahari bagi kesehatan mental.

Berdasarkan penelitian terhadap lebih dari 80 ribu orang, paparan cahaya siang disebut berkaitan dengan penurunan risiko berbagai gangguan mental serius.

Baca Juga: Manfaat Brisk Walking: Cara Mudah Menjaga Kesehatan Jantung hingga Mental

Sinar Matahari dan Kesehatan Mental

Dalam unggahannya, dr Adam Prabata mengaku terkejut dengan hasil penelitian tersebut. Studi itu menggunakan sensor accelerometer di pergelangan tangan untuk mengukur paparan cahaya secara objektif selama tujuh hari.

Ia menyoroti bahwa semakin tinggi paparan cahaya siang hari, semakin rendah risiko gangguan mental berat.

“Gue baru tahu kalo ternyata cahaya matahari ternyata bisa punya manfaat terhadap gangguan mental,” tulisnya.

Baca Juga: 4 Manfaat Berpikir Positif untuk Kesehatan Mental dan Hidup Lebih Bahagia

“Semakin banyak paparan cahaya siang hari (daylight exposure), maka berasosiasi dengan semakin rendah risiko gangguan mental berat,” lanjutnya.

Risiko Gangguan Mental Bisa Menurun

Lebih lanjut, dr Adam menjelaskan bahwa orang dengan paparan sinar matahari yang lebih tinggi memiliki risiko lebih rendah terhadap sejumlah gangguan mental serius, antara lain:

Bagaimana Sinar Matahari Bekerja?

Menurut penjelasannya, manfaat ini berkaitan erat dengan peran sinar matahari dalam mengatur ritme sirkadian tubuh yakni “jam biologis” yang mengatur siklus tidur dan bangun.

“Mekanismenya adalah cahaya matahari membantu mengatur ritme sirkadian tubuh kita. Ia membantu otak dan tubuh tahu kapan harus waspada, kapan harus istirahat,” jelasnya.

Paparan cahaya, terutama di pagi hari, juga membantu mengatur hormon kortisol secara sehat dan meningkatkan kesiapan tubuh dalam menghadapi stres sehari-hari.

Dampak Nyata: Tidur Lebih Baik hingga Risiko Depresi Turun

Sinar matahari diketahui mengaktifkan sel khusus di retina mata yang mengirim sinyal ke otak untuk menyelaraskan jam internal tubuh. Dampaknya cukup signifikan.

Baca Juga: Jangan Remehkan Kesehatan Mental, Ini 7 Cara Praktis Menjaga Tetap Waras Menurut Ahli

“Efeknya adalah tidur menjadi lebih baik, mood lebih stabil, energi lebih terjaga, dan risiko depresi turun hingga 20% di kelompok dengan paparan cahaya siang tertinggi,” tulis dr Adam.

Pesan Sederhana yang Sering Terabaikan

Temuan ini menjadi pengingat bahwa kebiasaan sederhana seperti mendapatkan cukup sinar matahari di siang hari dapat memberi dampak besar bagi kesehatan mental.

“Semoga bermanfaat!” tutup dr Adam dalam unggahannya.

Baca Juga: Jaga Kesehatan Mental Anda dengan Langkah Sederhana

Di tengah meningkatnya kesadaran akan kesehatan mental, paparan sinar matahari bisa menjadi salah satu langkah mudah dan alami yang patut dipertimbangkan dalam menjaga keseimbangan psikologis sehari-hari.

Editor : Miftahul Khair
#paparan sinar matahari #turunkan risiko gangguan kesehatan mental #jam biologis #kesehatan mental