PONTIANAK POST - Makanan bertekstur lembut sering menjadi pilihan saat lambung terasa tidak nyaman. Di Indonesia, bubur menjadi salah satu makanan yang dianggap aman dan mudah dicerna, termasuk bagi penderita gastritis.
Dilansir dari Jawapos, Prof Dr Apt Mangestuti Agil MS menyebut beberapa jenis bubur tradisional memiliki karakteristik yang ramah lambung. Salah satunya bubur sumsum yang dibuat dari tepung beras, santan kelapa, dan sedikit garam.
“Kombinasi kelembutan, gurih dan rasa manis sangat cocok sebagai makanan sumber energi yang ramah lambung,” jelasnya.
Baca Juga: Pola Makan Alami Jadi Kunci Menjaga Lambung Tetap Sehat
Tepung beras disebut kaya serat tidak larut yang membantu kelancaran gerak peristaltik lambung dan usus. Selain itu, tepung beras juga “gluten-free” sehingga tidak mengiritasi usus dan bisa menjadi pengganti tepung gandum.
Namun, ia mengingatkan penggunaan santan sebaiknya lebih encer untuk pasien gastritis agar lambung tidak bekerja terlalu berat dalam mencerna lemak.
Selain bubur sumsum, bubur kacang hijau juga dinilai baik untuk kesehatan lambung. Kandungan protein, vitamin C, asam folat, serta mineral seperti kalsium, kalium, magnesium, dan natrium membuat makanan ini disebut sebagai “superfood”.
Baca Juga: Cara Membuat Bubur Kacang Hijau Empuk dan Gurih di Rumah, Cocok Disantap saat Berbuka
Menurutnya, mineral yang bersifat basa tersebut cocok membantu melindungi dinding lambung. Bahkan, ulasan kesehatan tahun 2023 juga menyoroti adanya khasiat anti jamur dan antibakteri, termasuk terhadap bakteri Helicobacter pylori penyebab gastritis.
“Jadi, bubur kacang hijau memang sesuai untuk menjaga kesehatan lambung,” katanya. (*)
Editor : Chairunnisya