PONTIANAK POST - Gangguan konsentrasi atau brain fog ternyata dapat dipicu pola hidup yang tidak sehat sejak usia muda.
Kondisi ini tidak selalu berupa penyakit berat, tetapi bisa mengganggu performa otak sehari-hari.
Dilansir dari Jawapos, Guru Besar Botani Farmasi dan Farmakognosi Fakultas Farmasi Universitas Airlangga, Prof Dr Apt Mangestuti Agil MS menjelaskan, masalah tersebut berkaitan dengan peradangan ringan atau peradangan tingkat rendah di otak akibat stres dan pola hidup tidak seimbang.
Baca Juga: Sering Alami Brain Frog atau Sulit Fokus saat Bekerja? Coba Rutin Olahraga, Ini Penjelasan Ahli
“Ini terjadi akibat pola hidup tidak sehat yang secara pasti mengganggu fungsi otak,” ujarnya.
Ia menilai masa awal kuliah atau memasuki dunia kerja sering menjadi fase rentan karena muncul tekanan baru, kompetisi, kesulitan beradaptasi, kurang tidur, hingga aktivitas berlebihan di depan komputer.
Akibatnya, fungsi otak mulai terganggu dan memicu keluhan seperti brain fog, pelupa, motivasi menurun, sakit kepala, kelelahan, mudah tersinggung, serta emosi tidak stabil.
Mangestuti mengatakan, kondisi tersebut perlu diatasi dengan pola hidup lebih baik dan dukungan herbal tertentu yang membantu mengatur kembali fungsi tubuh.
“Gunakan herbal khusus yang bisa bekerja mengatur kembali fungsi alat tubuh, yang juga disukai anak muda, seperti jahe, teh hijau, rosela,” jelasnya.(*)
Editor : Chairunnisya