PONTIANAK POST - Menikmati rasa makanan ternyata bukan sekadar urusan lidah. Di balik sensasi manis, pahit, asam, atau pedas, ada kerja kuncup pengecap yang menjadi bagian dari sistem sensori tubuh.
Organ ini tidak hanya membantu mengenali rasa, tetapi juga berperan dalam mengatur pencernaan dan membantu tubuh melindungi diri dari zat atau bahan berbahaya.
Dilansir dari Jawapos, Guru Besar Botani Farmasi dan Farmakognosi Fakultas Farmasi Universitas Airlangga, Prof Dr Apt Mangestuti Agil MS, menjelaskan bahwa kemampuan menikmati rasa bertumpu pada kuncup pengecap.
Baca Juga: Kenali 8 Warna Lidah dan Artinya, Bisa Jadi Tanda Penyakit Ringan hingga Serius
Area pada lidah ini merupakan bagian dari sistem sensori canggih yang membantu mengatur pencernaan, makanan, serta melindungi diri dari zat atau bahan berbahaya.
Rasa Muncul dari Kandungan Aktif Tanaman
Mangestuti menjelaskan, rasa yang berbeda muncul dari kerja berbagai zat kandungan aktif tanaman. Rasa pahit berasal dari zat golongan alkaloid, glikosida pahit, dan flavonoid. Rasa kecut berasal dari golongan asam organik dan vitamin C.
Sementara rasa manis muncul dari gula, polisakarida, dan asam amino. Rasa pedas berasal dari minyak esensial dan senyawa lain yang mudah menguap, sedangkan rasa asin dari mineral dan elektrolit. Adapun rasa sepat berasal dari tanin dan polifenol.
Baca Juga: Bau Badan dan Bau Mulut Sulit Hilang? Coba 8 Bahan Dapur yang Mudah Ditemukan Ini
Perbedaan rasa itu bukan tanpa fungsi. Rasa pahit, masam, pedas, dan asin menunjukkan peran dalam pencernaan dengan cara merangsang otak dan saluran cerna.
Lidah Ikut Menyiapkan Proses Cerna Makanan
Rangsangan rasa memicu pengeluaran air ludah, asam lambung, dan enzim pencerna. Semua itu disiapkan tubuh untuk mencerna makanan, menyerap zat bergizi, dan mengatur nafsu makan secara lebih efisien.
Baca Juga: Kesehatan Gigi dan Mulut
Dengan kata lain, rasa di lidah menjadi sinyal awal yang membantu tubuh bersiap menerima makanan.
Karena itu, ketika organ pengecap tidak berfungsi dengan baik, seseorang bisa kehilangan kemampuan memilih, merasakan, dan menyiapkan makanan dengan benar.
Fungsi kuncup pengecap pun menjadi penting, bukan hanya untuk kenikmatan makan, tetapi juga untuk menjaga kualitas proses pencernaan. (*)
Editor : Chairunnisya