PONTIANAK POST - Memiliki tubuh berotot sering dianggap sebagai simbol kesehatan dan kebugaran. Namun, ukuran otot yang besar tidak selalu identik dengan tubuh yang lebih sehat.
Dilansir dari Jawapos, Guru Besar Botani Farmasi dan Farmakognosi Fakultas Farmasi Universitas Airlangga, Prof Dr Apt Mangestuti Agil MS, menjelaskan bahwa membangun massa dan kekuatan otot memang penting, terutama untuk mengantisipasi penurunan fungsi tubuh akibat pertambahan usia.
Otot Sedang Dinilai Cukup Bermanfaat
Otot berukuran sedang dinilai memiliki banyak manfaat bagi kesehatan. Selain mendukung kesehatan sendi, otot juga membantu menjaga penampilan, mengatur kadar gula darah, mengendalikan cedera, dan mendukung proses penuaan yang lebih baik.
Baca Juga: Massa Otot Bukan Sekadar Penampilan, Tapi Penentu Kesehatan Tubuh
Sementara itu, keinginan memiliki otot besar umumnya berkaitan dengan alasan estetika maupun psikologis yang bersifat individual.
Otot Terlalu Besar Bisa Menimbulkan Masalah
Meski mampu meningkatkan kekuatan dan penampilan fisik, otot yang terlalu besar dapat menimbulkan sejumlah konsekuensi.
Otot yang berkembang berlebihan berpotensi menyebabkan gangguan fungsi, mengurangi fleksibilitas, serta membatasi gerakan tubuh. Karena itu, proses pembentukannya perlu dilakukan secara hati-hati.
Baca Juga: Pentingnya Protein untuk Massa Otot: Rahasia Hidup Aktif di Segala Usia
Waspadai Cara Instan Membentuk Otot
Kehati-hatian terutama diperlukan terhadap penggunaan suplemen berlebih, program diet yang terlalu ekstrem, maupun konsumsi obat-obatan peningkat penampilan.
Praktik tersebut berpotensi mengganggu fungsi jantung, liver, dan sistem hormonal.
Pada akhirnya, yang terpenting bukanlah ukuran otot semata, melainkan kemampuan otot menjalankan fungsinya secara optimal.
Baca Juga: Panduan Latihan Beban dan Aerobik untuk Memperkuat Otot Kaki
Otot yang sehat memiliki kekuatan, kelenturan, daya tahan, dan koordinasi yang baik dengan organ tubuh lainnya sehingga mampu mendukung aktivitas sepanjang hidup. (*)
Editor : Chairunnisya