Nasional Metropolis Daerah Pro Bisnis Ekonomi Olahraga Otomotif Internasional Kriminal Features Mozaik Ramadan Tekno Entertainment Event Kesehatan Kuliner Lifestyle Ragam Cahaya Iman Cek Fakta For Her Jelita Zodiak

Studi Menunjukkan Krokot Berpotensi Menjadi Pelindung Fungsi Saraf dan Otak

Chairunnisya • Jumat, 17 Juli 2026 | 15:37 WIB
Sayur krokot (DOK JAWAPOS)
Sayur krokot (DOK JAWAPOS)

PONTIANAK POST - Selain kaya nutrisi, krokot juga menjadi perhatian para peneliti karena potensi manfaatnya bagi kesehatan otak dan sistem saraf.

Dilansir dari Jawapos, Guru Besar Botani Farmasi dan Farmakognosi Fakultas Farmasi Universitas Airlangga, Prof. Dr. Apt. Mangestuti Agil MS, menjelaskan bahwa berbagai studi telah meneliti aktivitas antioksidan yang dimiliki tanaman tersebut.

Kaya Antioksidan

Baca Juga: Jangan Anggap Gulma, Krokot Ternyata Superfood Kaya Nutrisi untuk Kesehatan Tubuh

Menurut Prof. Mangestuti Agil, aktivitas antioksidan krokot berasal dari kombinasi asam lemak tidak jenuh, berbagai vitamin, serta senyawa bioaktif polifenol.

Aktivitas tersebut mendorong berbagai penelitian mengenai potensi krokot sebagai pelindung fungsi saraf.

Dibuktikan Melalui Penelitian

Hasil penelitian in vivo dan in vitro menunjukkan bahwa efek tersebut terutama berkaitan dengan kemampuan antioksidan krokot.

Baca Juga: Penderita Jantung Perlu Waspada, Ini Beberapa Sayuran Bisa Memicu Keluhan Tertentu

Salah satu penelitian dilakukan pada tikus yang mengalami stres oksidatif akibat pemberian rotenon.

Penelitian tersebut menunjukkan adanya efek penyembuhan melalui aktivitas antioksidan sekaligus modulasi sistem antioksidan yang diduga berperan melawan toksisitas sel saraf (neurotoxicity).

Menurut Prof. Mangestuti Agil, penelitian tersebut menjadi salah satu pembuka jalan menuju pemanfaatan krokot dalam penelitian penyakit Parkinson.

Baca Juga: Ini Kelompok Herbal Yang Mendukung Kesehatan Reproduksi Wanita Secara Alami

Omega-3 Ikut Berperan

Selain vitamin dan antioksidan, kandungan omega-3 juga diketahui memiliki peran penting.

Penelitian pada tikus hamil menunjukkan omega-3 mampu mencegah apoptosis akibat gangguan tiroid pada pembentukan otak kecil.

"Hasil ini memperkuat potensi krokot dalam mencegah kerusakan otak dan penyakit neurodegeneratif akibat stres oksidatif," pungkasnya. (*)

Editor : Chairunnisya
saraf krokot sel saraf otak tips sehat