PONTIANAK POST - Manfaat krokot tidak berhenti pada kandungan gizinya. Berbagai penelitian juga mengkaji potensi tanaman ini dalam membantu menjaga sistem kekebalan tubuh hingga kesehatan kulit.
Dilansir dari Jawapos, Guru Besar Botani Farmasi dan Farmakognosi Fakultas Farmasi Universitas Airlangga, Prof. Dr. Apt. Mangestuti Agil MS, menjelaskan bahwa sejumlah studi telah menunjukkan hasil yang menjanjikan.
Berpotensi Menyeimbangkan Sistem Imun
Menurut Prof. Mangestuti Agil, sistem imun berperan penting melindungi tubuh dari berbagai patogen seperti bakteri, virus, parasit, alergen, hingga rangsangan peradangan.
Baca Juga: Krokot Kaya Omega-3, Sayuran Liar Ini Baik untuk Menjaga Kesehatan Jantung
Salah satu penelitian memberikan ekstrak krokot pada mencit yang mengalami colitis atau peradangan dinding usus besar.
Hasil penelitian menunjukkan ekstrak tersebut mampu menurunkan peradangan melalui perbaikan respons imun sekaligus mencegah keganasan colitis.
Aktivitas tersebut terlihat melalui penurunan respons proliferatif dan fagositosis.
Baca Juga: Studi Menunjukkan Krokot Berpotensi Menjadi Pelindung Fungsi Saraf dan Otak
"Ditengarai bahwa efek itu terjadi berkat sinergisme kerja zat kandungan ekstrak krokot sebagai penyeimbang sistem imun (2021)."
Diteliti untuk Kesehatan Kulit
Selain sistem imun, penelitian juga mengkaji manfaat ekstrak krokot sebagai bahan antifotoaging.
Penelitian menunjukkan efek tersebut berkaitan dengan aktivitas senyawa homoisoflavonoids yang diduga mampu melindungi fibroblas dan sel keratinosit dari kerusakan akibat radiasi ultraviolet B, termasuk kerusakan DNA.
Baca Juga: Jangan Anggap Gulma, Krokot Ternyata Superfood Kaya Nutrisi untuk Kesehatan Tubuh
Berpeluang Menjadi Bahan Kosmetik
Prof. Mangestuti Agil menjelaskan bahwa percobaan pembuatan formula kosmetik berbentuk gel semprot dari ekstrak krokot menunjukkan aktivitas antioksidan yang lebih kuat dibandingkan ekstraknya.
"Artinya, terbuka peluang krokot menjadi bahan untuk produk kosmetika (2021)."
Berbagai hasil penelitian tersebut menunjukkan bahwa krokot tidak hanya berpotensi sebagai sumber pangan bergizi, tetapi juga memiliki peluang untuk dikembangkan pada berbagai bidang kesehatan dan kosmetika. (*)
Editor : Chairunnisya