KETAPANG - Hujan deras yang mengguyur Kecamatan Nanga Tayap selama beberapa hari terakhir menyebabkan sejumlah wilayah di kecamatan itu terendam banjir. Ketinggian air mencapai 1,5 meter.
Kapolsek Nanga Tayap, AKP Adi Sudirman, mengatakan ketinggian air di wilayah tersebut bervariasi. Sejumlah rumah warga di Desa Nanga Tayap terendam banjir. Namun, belum ada warga yang mengungsi.
Guna memberikan bantuan terhadap warga yang terdampak banjir, Kapolsek menyalurkan bantuan Sembako. Bantuan yang diberikan berupa beras, mie instan, air mineral, dan kebutuhan pokok lainnya. Bantuan ini didistribusikan ke beberapa lokasi yang paling terdampak banjir
"Bersama dengan Koramil, perangkat desa dan tim medis dari Puskesmas Nanga Tayap, kami turun langsung ke Dusun Nanga Tayap dan Dusun Tambang Kayong Desa Nanga Tayap untuk membantu warga yang terdampak banjir. Bantuan ini diharapkan dapat meringankan beban mereka dalam menghadapi situasi sulit seperti ini," kata Sudirman, Senin (2/12).
Selain memberikan bantuan, Kapolsek juga berdialog dengan warga untuk memastikan kebutuhan mendesak agar segera diatasi. Dia mengimbau masyarakat untuk tetap waspada dan segera mengungsi ke tempat yang lebih aman jika banjir semakin meluas.
"Kami juga terus berkoordinasi dengan pemerintah setempat dan pihak terkait untuk memastikan penanganan banjir ini berjalan maksimal," ungkapnya.
Dia menambahkan, kegiatan ini merupakan bentuk nyata dari komitmen Polri untuk hadir membantu masyarakat dalam situasi darurat.
"Kami berharap agar kondisi segera membaik dan warga dapat kembali beraktivitas seperti biasa. Polsek Nanga Tayap juga tetap siaga mengantisipasi potensi banjir susulan," pungkasnya. (afi)
Editor : A'an