Nasional Metropolis Daerah Pro Bisnis Ekonomi Olahraga Otomotif Internasional Kriminal Features Mozaik Ramadan Tekno Entertainment Event Kesehatan Kuliner Lifestyle Ragam Cahaya Iman

Karhuta Mengancam, PT HKD Latih Tim Tanggap Darurat di Ketapang

Aristono Edi Kiswantoro • Kamis, 12 Juni 2025 | 15:19 WIB
PT Hutan Kencana Damai (HKD) menggelar pelatihan pencegahan dan pengendalian kebakaran hutan dan lahan selama tiga hari, pada 9–11 Juni 2025 di Ketapang.
PT Hutan Kencana Damai (HKD) menggelar pelatihan pencegahan dan pengendalian kebakaran hutan dan lahan selama tiga hari, pada 9–11 Juni 2025 di Ketapang.

PONTIANAK POST - PT Hutan Kencana Damai (HKD), perusahaan restorasi ekosistem yang beroperasi di Kalimantan Barat, mengadakan pelatihan pencegahan dan pengendalian kebakaran hutan dan lahan (karhutla) selama tiga hari pada 9–11 Juni 2025. Pelatihan berlangsung di wilayah konsesi perusahaan yang mencakup dua kecamatan di Kabupaten Ketapang: Matan Hilir Utara dan Muara Pawan.

Agenda pelatihan mencakup teknik pemadaman cepat, strategi pengendalian kebakaran, manajemen kebakaran, pengenalan peralatan pemadam, hingga praktik lapangan. Kegiatan ini disusun mengacu pada Peraturan Menteri LHK No. P.32 Tahun 2016 dan ditujukan untuk membentuk tim tanggap darurat internal yang siap menghadapi musim kemarau.

Baca Juga: Karhutla Kembali Terjadi di Kalbar, BPBD Gencarkan Patroli

“Fokus kami adalah pencegahan dan penguatan kapasitas lapangan dalam menghadapi risiko karhutla,” kata New Yearda Sirait, Group Concession Manager PT HKD yang juga menjadi pemateri dalam pelatihan tersebut.

Pelatihan ini dilakukan dengan dukungan Badan SAR dari Pontianak dan Ketapang, yang memberikan pelatihan tambahan terkait evakuasi dan penyelamatan dalam situasi darurat.

“Keselamatan personel adalah prioritas utama. Pemadaman karhutla tidak bisa hanya mengandalkan keterampilan teknis, tetapi juga prosedur keselamatan yang ketat,” ujar Ayub, Kepala Pos SAR Ketapang.

Baca Juga: Karhutla Kalbar Sulit Padam, Akses dan Cuaca Jadi Kendala Utama

Menurut Agung Setyo Wibowo, Kepala Seksi Perlindungan Hutan dan Keanekaragaman Hayati PT HKD, kegiatan ini juga difokuskan pada penguatan manajemen sumber daya manusia dan penggunaan sarana secara efisien.

“Strategi pemadaman harus adaptif dan berbasis analisis kondisi lapangan yang terus berubah,” katanya.

Baca Juga: Kecanduan Film Dewasa, Remaja di Ketapang Tega Cabuli Tetangga yang Masih SD

Site Manager PT HKD, Rangga Irawan, menambahkan bahwa keterlibatan komunitas menjadi komponen penting dalam upaya pencegahan. Perusahaan berencana memperluas kerja sama dengan masyarakat peduli api, pemerintah desa, dan aparat lokal.

“Pendekatan partisipatif adalah kunci. Edukasi tentang bahaya karhutla dan pelibatan masyarakat dalam deteksi dini sangat kami dorong,” ujarnya. (mdy)

Editor : Aristono Edi Kiswantoro
#karhutla #ketapang