Nasional Metropolis Daerah Pro Bisnis Ekonomi Olahraga Otomotif Internasional Kriminal Features Mozaik Ramadan Tekno Entertainment Event Kesehatan Kuliner Lifestyle Ragam Cahaya Iman

Pemkab Ketapang dan Muhammadiyah Kampanyekan Perlindungan Anak

Ahmad Sofi • Selasa, 12 Agustus 2025 | 13:26 WIB
PERLINDUNGAN ANAK: Bupati Ketapang, Alexander Wilyo, menghadiri kampanye perlindungan anak di halaman Citimall Ketapang, Sabtu (9/8).
PERLINDUNGAN ANAK: Bupati Ketapang, Alexander Wilyo, menghadiri kampanye perlindungan anak di halaman Citimall Ketapang, Sabtu (9/8).

PONTIANAK POST - Pemerintah Kabupaten Ketapang bersama Majelis Pendidikan Dasar dan Menengah Pimpinan Pusat Muhammadiyah, Save the Children Indonesia, menggelar kampanye perlindungan anak, Sabtu (9/8).

Perwakilan Majelis Pendidikan Dasar dan Menengah PP Muhammadiyah menyampaikan komitmen organisasi dalam mengembangkan pendidikan dan melindungi hak-hak anak. Saat ini Muhammadiyah membina sekitar 6.000 sekolah di seluruh Indonesia, sementara Aisyiyah membina lebih dari 20.000 lembaga pendidikan dan sosial. Total keseluruhan unit pendidikan dan sosial yang dinaungi mencapai lebih dari 26.000.

Mereka juga mengajak masyarakat menghidupkan tujuh kebiasaan anak hebat Indonesia, yakni bangun pagi, beribadah, berolahraga, makan bergizi, gemar membaca, bermasyarakat, dan tidur cepat. Mereka juga mendukung penuh program makan bergizi gratis dan berharap bisa terealisasi 100 persen di seluruh wilayah.
Bupati Ketapang, Alexander Wilyo, menegaskan komitmen daerah untuk menghentikan kekerasan terhadap anak.

Dia juga mengungkapkan bahwa Ketapang baru saja naik peringkat menjadi Kota Layak Anak menurut penilaian Kementerian terkait, sekaligus menjadi satu-satunya daerah di Kalimantan Barat yang mendapatkan program sekolah rakyat dari Kementerian Sosial untuk anak-anak kurang mampu.

Dia menekankan bahwa perlindungan anak bukan hanya slogan, melainkan harus diimplementasikan dalam kehidupan sehari-hari oleh guru, orang tua, dan seluruh lapisan masyarakat.

"Saya mengajak semua pihak menciptakan ekosistem Ketapang yang ramah anak, aman, bebas kekerasan, serta mendukung potensi generasi muda menjadi kreatif, tangguh, dan berakhlak mulia," ajaknya.

"Kampanye Perlindungan Anak Ketapang 2025 merupakan langkah awal membangun masyarakat yang peduli, sadar, dan bertanggung jawab terhadap masa depan anak-anak Indonesia," pungkasnya.

Kegiatan tersebut dihadiri langsung oleh Bupati Ketapang, Alexander Wilyo, Wakil Ketua Komisi Perlindungan Anak Indonesia (KPAI), Jasra Putra, serta Forkopimda, guru, dan ratusan siswa. (afi)

Editor : Hanif
#Save The Children #perlindungan anak #kota layak anak #Kampanye #pemkab ketapang #muhammadiyah