PONTIANAK POST- Delapan veteran di Kabupaten Ketapang berkumpul di Kantor Bupati Ketapang, Rabu (13/8). Mereka menghadiri peringatan Hari Veteran Nasional. Delapan veteran tersebut terdiri dari veteran PKRI Muslimin dari Kecamatan Matan Hilir Selatan, veteran Dwikora Ajang Kilo dari Kecamatan Tumbang Titi, veteran Dwikora Djemawi dari Kecamatan Delta Pawan, dan veteran Dwikora Parno dari Kecamatan Delta Pawan.
Selanjutnya ada veteran Dwikora Herdji dari Kecamatan Muara Pawan, veteran Dwikora Suyono dari Kecamatan Delta Pawan, veteran Dwikora Soepono dari Kecamatan Delta Pawan dan veteran Misi Perdamaian PBB Budi Arie Tjahyadi dari Kecamatan Delta Pawan.
Sekretaris Daerah Kabupaten Ketapang, Repalianto, yang hadir dalam kesempatan tersebut mengatakan peringatan Hari Veteran Nasional merupakan penghargaan negara terhadap para pejuang yang telah berjasa merebut kembali kedaulatan Indonesia pada peristiwa penghentian pertempuran 4 hari, yakni pada 10 Austus 1949 di Kota Surakarta.
Menurutnya, Hari Veteran Nasional bukanlah sekadar peringatan seremonial. Ini adalah momen untuk menghargai dan menghormati jasa para pejuang dan veteran yang telah mengorbankan tenaga, pikiran, harta, bahkan nyawa, demi kemerdekaan dan kedaulatan negara.
"Para veteran adalah saksi hidup perjuangan bangsa. Mereka adalah bukti nyata bahwa kemerdekaan yang kita nikmati hari ini dibayar dengan pengorbanan yang tak terhitung nilainya," kata Repal.
Di Kabupaten Ketapang, banyak tokoh pejuang yang tidak tercatat di buku sejarah nasional, namun perjuangan mereka terasa hingga kini. Ada yang berjuang melalui kontak senjata, ada pula yang membantu dengan logistik, informasi, dan perlindungan bagi para pejuang.
Semua itu menurutnya adalah bagian dari sejarah lokal yang wajib dilestarikan dan kenang. "Veteran adalah sumber inspirasi yang tak tergantikan. Semangat juang mereka, kesabaran mereka dalam menjalani hidup, dan kesetiaan mereka kepada pancasila serta NKRI harus kita warisi," jelasnya.
Repal mengungkapkan, pada masa kini perjuangan tidak lagi melawan penjajah secara fisik, namun melawan kemiskinan, keterbelakangan, dan perpecahan. Dalam konteks itulah nilai-nilai veteran harus diterapkan dalam setiap aspek pembangunan.
Repal mengajak seluruh lapisan masyarakat untuk menjadikan semangat juang veteran sebagai motivasi dalam bekerja, berkarya, dan berkontribusi positif bagi daerah.
"Marilah kita jadikan peringatan ini sebagai momen untuk memperteguh persatuan, menumbuhkan nasionalisme, dan meneruskan perjuangan membangun ketapang yang lebih baik, demi Ketapang yang maju dan demi Indonesia yang jaya," ajaknya.
Selanjutnya dalam kegiatan ini juga dilakukan foto bersama dan pemberian ucapan selamat hari veteran kepada para veteran di Kabupaten Ketapang. (afi)
Editor : Hanif