PONTIANAK POST - Turnamen futsal Jurnalis Ketapang Cup (JKC) seri XII resmi bergulir. Turnamen yang memperebutkan Piala Kajari ini secara resmi dibuka oleh Bupati Ketapang, Alexander Wilyo, Selasa (14/7) malam.
Turnamen yang berlangsung di Lapangan Futsal Crisma ini diikuti tim-tim terbaik di Ketapang. Tak hanya dari Ketapang, pemain-pemain futsal profesional juga ikut meramaikan turnamen tahunan ini.
Bupati Ketapang, Alexander Wilyo, mengapresiasi atas konsistensi penyelenggaraan yang di inisiasi oleh para jurnalis yang tergabung dalam Aliansi Jurnalis Ketapang. “Kami mengapresiasi turnamen yang konsisten berjalan selama 12 tahun ini,” ucap Alex.
Baca Juga: Bupati Ketapang Buka Kejuaraan Menyumpit Kormi Cup, Lestarikan Budaya Dayak
Alex mengungkapkan, pencapaian 12 seri penyelenggaraan bukanlah hal yang mudah, melainkan bukti nyata kerja keras, kerja sama, dan semangat pantang menyerah seluruh pihak yang terlibat.
Hal ini menjadikan turnamen futsal sebagai salah satu agenda olahraga yang diminati masyarakat sekaligus wadah kegiatan positif bagi warga Kabupaten Ketapang.
“Konsistensi ini menunjukkan kolaborasi yang erat antara pemerintah, dunia usaha, dan masyarakat dalam menghadirkan kegiatan yang berkualitas dan bermanfaat bagi semua kalangan,” kata Alex.
Dia menekankan bahwa olahraga bukan sekadar soal menang atau kalah, melainkan sarana menanamkan nilai-nilai luhur seperti kedisiplinan, kerja sama tim, persatuan, rasa saling menghargai, dan kebersamaan. Ajang ini juga menjadi jembatan silaturahmi yang memperkuat kerukunan antarwarga.
Baca Juga: Perkenalkan Fahri, Pemain Futsal Pontianak Masuk Pre-TC Timnas U-17
“Melalui turnamen ini, kami berharap dapat lahir bibit atlet berbakat yang mampu mengharumkan nama daerah, baik di tingkat kabupaten, nasional, maupun internasional. Popularitas futsal saat ini membuka peluang luas bagi atlet muda untuk berkembang dan berprestasi,” ujarnya.
Pemerintah Kabupaten Ketapang juga menegaskan komitmennya untuk terus mendukung pengembangan olahraga di daerah, termasuk penyediaan sarana dan prasarana yang memadai. Kemajuan olahraga disebut sebagai bagian tak terpisahkan dari pembangunan daerah yang sehat, produktif, dan berprestasi.
Bupati mengimbau seluruh peserta, panitia, dan penonton agar menjaga sportivitas, menjunjung tinggi keadilan, serta menjaga ketertiban demi kelancaran kegiatan hingga selesai. Ia berharap turnamen ini berjalan aman, tertib, dan sukses dari awal hingga akhir. (afi)
Editor : Miftakhair