Ia menjelaskan, berdasarkan laporan dari masyarakat, terdapat empat lokasi tiang PJU yang berada di tengah jalan diantaranya, di ruas jalan desa Padang Tikar Satu sampai desa Sungai Jawi kecamatan Batu Ampar terdapat 80 tiang PJU, dusun di desa Sungai Ambangah kecamatan Sungai Raya terdapat 11 tiang PJU, ruas jalan di desa Sungai Raya Dalam kecamatan Sungai Raya tepatnya dari arah Korpri sampai ke Parit To’ong terdapat 18 tiang PJU dan di gang besar jalan Adi Sucipto terdapat 9 tiang PJU.
"Adanya sinyal dari PLN ini, tentunya pada tahun 2022 ini akan ada tiang PJU yang segera digeser sehingga tidak lagi berada di tengah jalan, namun kita belum mengetahui lokasi dan berapa tiang PJU yang akan digeser dan kita mengapresiasi kepada PLN yang segera menggeser tiang PJU yang berada di tengah jalan," katanya.
Odang menambahkan, belum lama ini pihaknya juga menerima laporan dari masyarakat dan mengeluhkan keberadaan tiang PJU yang berada di tengah jalan tepatnya di perbatasan antara desa Kuala Dua kecamatan Sungai Raya dengan desa Rasau Jaya Satu kecamatan Rasau Jaya. "Dalam waktu dekat, kami segera meninjau tiang PJU tersebut dan menghitung berapa jumlah tiang PJU yang berada di tengah jalan. Selanjutnya kami akan berkoordinasi dengan pihak PLN untuk melakukan penggeseran," kata Odang.
Odang menjelaskan, saat ini PLN sedang berkoordinasi dengan pihak pelaksana untuk menghitung kembali kemampuan RAB keuangannya dan terkait pelaksanaan teknis di lapangan. "Kami meminta doa dari masyarakat, agar penggeseran tiang PJU yang berada di tengah jalan ini bisa cepat dilaksanakan. Karena beberapa titik sudah mendapatkan respon dari PLN dan segera dilakukan penggeseran pada tahun ini," katanya. (Antara) Editor : Misbahul Munir S