Nasional Metropolis Daerah Pro Bisnis Ekonomi Olahraga Otomotif Internasional Kriminal Features Mozaik Ramadan Tekno Entertainment Event Kesehatan Kuliner Lifestyle Ragam Cahaya Iman

Kemendagri Puji Inovasi Pemkab Kubu Raya

Misbahul Munir S • Kamis, 8 Juni 2023 | 11:00 WIB
RESMIKAN : Bupati Sambas saat meresmikan Pura Giri Dharma Kerthi di Desa Sungai Sapak, Kecamatan Subah. IST
RESMIKAN : Bupati Sambas saat meresmikan Pura Giri Dharma Kerthi di Desa Sungai Sapak, Kecamatan Subah. IST
SUNGAI RAYA - Kementerian Dalam Negeri mengapresiasi sejumlah inovasi yang ditelurkan Pemerintah Kabupaten Kubu Raya. Kepala Badan Strategi Kebijakan Dalam Negeri Kementerian Dalam Negeri, Yusharto Huntoyungo menilai beragam inovasi kebijakan dan pelayanan publik di daerah ini menjadi bukti bahwa Pemerintah Kabupaten Kubu Raya serius untuk mewujudkan masyarakat yang berdaya dan sejahtera.

“Kabupaten Kubu Raya ini sudah baik dalam menorehkan berbagai prestasi, di mana sejumlah kementerian dan lembaga pemerintah non-kementerian sudah mengakui inovasi-inovasi yang sudah dilakukan oleh Pemerintah Kabupaten Kubu Raya,” ucap Yusharto Huntoyungo, Selasa (6/6) saat menjadi narasumber kegiatan Diseminasi Inovasi dan Hak Kekayaan Intelektual, di Aula Praja Utama Kantor Bupati Kubu Raya.

Program-program tersebut di antaranya; inovasi pengelolaan dana desa dengan sistem nontunai dan inovasi sistem informasi geospasial. Inovasi-inovasi tersebut, lanjut dia, menjadi cara yang efektif untuk membantu bupati mencapai sasaran-sasaran kinerja yang telah ditetapkan. “Dengan adanya data geospasial, misalnya, kami berharap output-nya akan menjadi input untuk seluruh perangkat daerah yang lain sehingga membentuk suatu ekosistem inovasi yang menjadi satu kesatuan,” terangnya.

Yusharto berharap inovasi yang telah ada di Kubu Raya dapat menjadi pengungkit untuk munculnya inovasi-inovasi lainnya. Dengan adanya inovasi, ujar dia, maka daya saing daerah pun akan meningkat. Begitu juga dengan kualitas pelayanan publik. “Berbagai inovasi ini untuk meningkatkan efektivitas dan efisiensi tata kelola penyelenggaraan pemerintahan. Selain itu akan menimbulkan kemandirian dan mengurangi ketergantungan,” ucapnya.

Sementara itu, Bupati Kubu Raya, Muda Mahendrawan mengutarakan inspirasi munculnya berbagai inovasi di Kubu Raya datang dari problematika masyarakat di desa-desa. Kata Muda, desalah yang menjadi pemantik dari munculnya berbagai inovasi di Kubu Raya. “Karena yang kita kejar itu adalah semua rumah tangga. Inovasi itu muncul karena kita punya panggilan yang secara rasa tanggung jawab kita mengejar persoalan-persoalan yang ada di semua rumah tangga di seluruh desa. Karena itu, pemantiknya adalah masalah yang ada di masyarakat kita,” jelasnya.

Muda mengatakan pemerintahan di semua level bekerja dengan sasaran setiap rumah tangga. Yakni bagaimana mewujudkan masyarakat yang bahagia. Hal itulah, kata dia, yang menjadi basis pemikiran untuk bagaimana pembangunan di Kubu Raya dapat mendarat ke semua rumah tangga.

“Persoalannya pasti bagaimana bisa cukup pangan, cukup gizi, cukup pendidikan, hidup yang sehat, bersosial dengan kedamaian, beribadah, dan menjadi rumah tangga-rumah tangga yang punya kebahagiaan. Ini sudah bicara substansi. Nah, dari situlah kita kejar apa yang menjadi problemnya,” ungkapnya.

Muda menuturkan inovasi juga sangat penting untuk mengatasi berbagai keterbatasan. Salah satunya keterbatasan anggaran. Inovasi, menurutnya, menjadi sebuah langkah solusi yang tidak hanya sesaat melainkan bisa mengubah sistem dan pondasi.

“Kalau bicara daftar keinginan itu tidak akan pernah cukup. Dan pasti akan kesulitan karena daya dukung anggarannya pasti kurang. Apalagi dengan daerah yang luas dan penduduk yang terus bertambah. Maka inilah nafas yang harus kita kerjakan, kita kejar apa yang bisa untuk menjadi solusi-solusi yaitu dengan inovasi,” papar Muda.

Muda juga menyebut inovasi membutuhkan syarat, yaitu adanya kebaruan yang bersifat transformatif, yakni mampu mengubah suatu kondisi secara signifikan dan berkelanjutan. “Artinya terus menerus bisa bergerak dan berdampak. Makanya bicara inovasi bukan hanya soal jumlah, tapi sesuatu yang kemudian menyelesaikan banyak hal yang fundamental,” ujar dia.

Muda menilai inovasi di Kubu Raya membuat banyak perubahan. Misalnya menggerakkan dan memberdayakan masyarakat di desa. Kemudian memenuhi hak masyarakat akan pendidikan dan kesehatan. Lalu mendekatkan pelayanan. Terpenting, tegas dia, mengubah kecemasan menjadi kebahagiaan.

“Itu inti daripada semua pembicaraan kita. Karena yang kita kejar memang bahagia. Dan kita kepung itu dengan strategi yang bernama ‘kepung bakul’, yaitu ekosistem sehingga membentuk semua perangkat daerah bekerja dengan bersama-sama dan memperkuat semua sisi dengan melibatkan semua pihak terkait,” pungkasnya. (ash) Editor : Misbahul Munir S
#apresiasi #Pemkab Kubu Raya #inovasi #kemendagri