Nasional Metropolis Daerah Pro Bisnis Ekonomi Olahraga Otomotif Internasional Kriminal Features Mozaik Ramadan Tekno Entertainment Event Kesehatan Kuliner Lifestyle Ragam Cahaya Iman

Kargo Bandara Supadio Sehari Layani 25 Ton Barang

A'an • Jumat, 8 September 2023 | 10:56 WIB
ARUS BARANG: Sejumlah karyawan APK Kantor Cabang Pontianak  memindahkan barang-barang yang masuk dan keluar.
ARUS BARANG: Sejumlah karyawan APK Kantor Cabang Pontianak memindahkan barang-barang yang masuk dan keluar.

SUNGAI RAYA - PT Angkasa Pura Kargo (APK) Kantor Cabang Pontianak mengalami peningkatan permintaan. Supervisor APK Cabang Pontianak, Mulyono mengatakan rata-rata dalam satu hari pihaknya bisa menerima kargo yang masuk dan keluar melalui terminal kargo sekitar 25 ton.

"Jenisnya kargonya beragam, bisa ekspedisi, berupa pesanan belanja online shop, buah, dan beragam barang-barang lainnya," ucap Mulyono kepada Pontianak Post, Kamis (7/9).

Mulyono menerangkan, semua barang yang masuk itu berdasarkan manifest dan kemudian di-breakdown. "Kami juga akan yang namanya checker yang berugas mencatat apakah  semua barang yang masuk dan keluar dari gudang sudah sesuai dengan manifest, dan disesuaikan dengan Surat Muatan Udara (SMU)," jelasnya. 

"Jadi barang-barang kami terima di sini, tidak serta masuk dan keluar tanpa lebel dan sejenisnya.  Karena harus di cek dulu, nanti kalau tidak ada kesesuaian antara manifest dengan label maka akan kami sisihkan dulu dan di cek ulang melalui sistem kami. Kalau memang tidak ada barangnya atau tidak sesuai, nanti kami akan koodinasi lagi dengan pihak air line atau pengangkut barang," jelasnya.

Ditanya apakah sejauh ini terdapat barang yang tertukar atau hilang, Mulyono mengatakan, jika terindentifikasi ada barang masuk dan keluar yang hilang, maka pihaknya akan melakukan pengecekan.

"Tentunya setiap barang masuk dan keluar akan kami lakukan pengecekan. Barang tersebut hilangnya mulai dari mana. Kalau memang saat datang, barangnya sudah tidak ada, tentu ketahuan," jelasnya.

Jika hal tersebut sampai terjadi, kata dia, makanya juga diterapkan Berita Acara Serah Terima Kargo (BASTK). "Di dalam BASTK tersebut, jika memang ada barang yang off, maka akan kami nyatakan off begitu juga sebaliknya. Kami juga akan koordinasi lagi dengan pihak air line, untuk menginformasikan terkait barang yang hilang atau belum sampai tersebut," ujarnya.

Sejauh ini, Mulyono menambahkan, belum ada laporan kehilangan barang di APK Kantor Cabang Pontianak, karena sistem pengawasan yang diterapkan sudah berjalan baik.

"Jadi misal, kalau ada barang keluar, sebelumnya sudah dilakukan pengecekan. Begitu juga ketika barangnya akan keluar maka akan ada pintu terakhir untuk dilakukan pengecekkan. Jadi di pemilik barang ini bayar dulu, otomatis ketika bayar ada bawa SMU," katanya.

"Nah, kalau mau ambil barang, ketika bisa menyerahkan SMU diinput melalui Sistem Informasi Kargo, kemudian orang yang bawa SMU, maka sudah dipastikan barang tersebut milik orang yang memiliki SMU sesuai dengan yang tertera di label barang tersebut," paparnya.

Mulyono kembali menegaskan, hingga saat ini belum ada kasus  barang tertukar atau hilang di terminal kargo, karena keluar masuk barang harus berdasarkan SMU.

"Jadi siapapun pihak yang mau ambil barangnya, wajib menunjukkan SMU, jadi kalau tertukar selama ini belum pernah saya temukan," ucapnya.

Kalau pun ada barang tertukar, lanjut dia, biasanya barang memang belum keluar dari angkutan udara dan terkirim ke daerah lainnya. "Misalnya tujuannya ke Palembang, tapi saat dikirim barang tersebut terangkut ke Pontianak, untuk mencari keberadaan barang tersebut, nanti kami akan berkoordinasi dengan pihak air line untuk dikembalikan sesuai dengan tujuannya," terangnya.

Disinggung  permaslaahan yang kerap ditemukan di lapangan, kata Mulyono sejauh ini yang lumayan kerap ditemukan kasus di lapangan seperti lose lable, yang artinya, barang yang tidak ada labelnya tapi jumlahnya banyak.

"Kuncinya cuma satu, harus ada SMU, ketika akan mengirim dan mengambil barang tersebut. karena kalau kita ngirim barang pertama yang diurus SMU nya, begitu juga saat ambil barang kita harus bisa tunjukkan bukti SMU nya, kalau barang tersebut akan milik yang bersangkutan," tegasnya. (ash)

Editor : A'an
#PT Angkasa Pura Kargo #kalbar #kargo #pt angkasa pura #bandara supadio pontianak