SUNGAI RAYA – Bupati Kubu Raya periode 2014-2019, Rusman Ali, Selasa (16/4) resmi mendaftar menjadi bakal calon (Bacalon) Bupati Kubu Raya melalui PDI Perjuangan.
Formulir pendaftaran Rusman Ali diambil oleh perwakilan tim suksesnya. Selain Rusman Ali, pada hari yang sama Mohammad Fauzan juga mendaftar sebagai Bacalon bupati Kubu Raya ditemani pasangannya, Almirza yang juga mendaftar sebagai Bacalon Wakil Bupati Kubu Raya.
Sekretaris DPC PDI Perjuangan Kubu Raya, Zulkarnain mengutarakan pendaftaran bakal calon bupati dan wakil bupati ini dilangsungkan pada 15-30 April 2024. Untuk masa pengembalian berkas formulir pendaftaran katanya, diberikan waktu selama 15 hari sejak pengambilan berkas pendftaran.
"Khusus di Kubu Raya hingga hari kedua yang mendaftar ada tiga orang yaitu, Rusman Ali sebagai kandidat Calon Bupati Kubu Raya, kemudian Mohammad Fauzan juga sebagai calon bupati Kubu Raya bersama pasangannya, calon wakil bupati Kubu Raya, Almirza," papar Zulkarnain kepada Pontianak Post, Selasa (16/4) di Kantor DPC PDI Perjungan Kubu Raya, Jalan Wonodadi, Sungai Raya.
Zulkarnain menegaskan secara khusus, pihaknya tidak menetapkan kriteria khusus bagi siapapun yang ingin mendaftar menjadi Bacalon Bupati Kubu Raya menggunakan perahu PDI Perjuangan.
"Kami membuka selebar-lebarnya bagi semua pihak untuk mendaftar sebagai bakal calon kepala daerah di Kubu Raya yang ingin memajukan Kubu Raya baik di eksternal dan internal partai atau dari kader PDI Perjuangan kami persilahkan," paparnya.
Ditanya apakah PDI Perjungan memiliki calon sendiri yang diunggulkan untuk maju pada Pilkada Kubu Raya, kata Zulkarnain, karena PDI Perjuangan merupakan partai besar, tentunya juga memiliki kader yang diunggulkan.
"Sejauh ini kami lihat yang siap untuk maju pada Pilkada di Kubu Raya ini yaitu, Pak Sujiwo yang sebelumnya menjabat sebagai Wakil Bupati Kubu Raya. Kami memperkirakan beberapa hari ke depan beliau (Sujiwo) juga akan mendaftar sebagai Bacalon Bupati Kubu Raya," tambah Zulkarnain.
Dalam menentukan siapa yang akan diusung untuk maju pada Pilkada Kubu Raya, kata Zulkarnain pihaknya juga akan mengacu pada hasil survei.
"Bicara tentang kepercayaan publik, ini juga tidak terlepas dengan hasil survei. Karena untuk berkompetisi ini, siapapun yang kami usulkan, kami inginnya menang.
Makanya nantinya kami tidak terlepas pada hasil survei yang dilakukan internal partai maupun survei eksternal partai," pungkasnya. (ash)
Editor : A'an