SUNGAI RAYA — Setelah pada hari sebelumnya menerima pendaftaran pasangan Sujiwo-Sukiryanto, Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kubu Raya pada Kamis (29/8) menerima berkas pendaftaran dari dua pasangan bakal calon bupati dan wakil bupati Kubu Raya.
Penyerahan berkas ini menandai langkah awal bagi kedua pasangan tersebut dalam mengikuti Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) Kubu Raya 2024.
Pasangan pertama yang menyerahkan berkas adalah Rusman Ali dan Muhammad Fachri. Mereka tiba di kantor KPU Kubu Raya sekitar pukul 10.00 WIB.
Beberapa jam kemudian, tepatnya pukul 16.00 WIB, pasangan Rosalina dan Marijan juga menyerahkan berkas pendaftaran mereka. Kedua pasangan ini disambut oleh Ketua KPU Kubu Raya, Kasiono, beserta jajaran komisioner lainnya.
Kasiono menjelaskan bahwa setelah berkas pendaftaran diterima, kedua pasangan calon bupati dan wakil bupati ini dijadwalkan akan mengikuti tes kesehatan di RSUD Soedarso pada Jumat (30/8).
"Sebelum tes kesehatan, para bakal pasangan calon ini diwajibkan berpuasa selama 8 jam. Hari pertama akan dilakukan tes kesehatan fisik, sedangkan pada hari berikutnya dilanjutkan dengan psikotes," terangnya.
Lebih lanjut, Kasiono menambahkan bahwa setelah menerima semua berkas pendaftaran, KPU akan melakukan penelitian dokumen.
"Jika terdapat kekurangan atau perlu perbaikan dalam berkas pendaftaran, maka perbaikan bisa dilakukan hingga batas waktu 4 September mendatang," jelasnya.
Sementara itu, Rusman Ali, yang sebelumnya menjabat sebagai Bupati Kubu Raya periode 2014-2019, menyampaikan alasan pencalonannya kembali. Menurutnya, ia ingin melanjutkan 17 program unggulan yang pernah dijalankannya selama masa jabatannya.
"Program-program ini akan terus kami jalankan bersama Pak Fachri, karena banyak masyarakat yang menginginkan kelanjutan dari program-program tersebut jika saya terpilih lagi sebagai Bupati Kubu Raya," ujar Rusman Ali.
Selain itu, Rusman Ali juga menilai bahwa kemunculan pasangan bakal calon Rosalina-Marijan sebagai poros ketiga dalam Pilkada Kubu Raya memberikan dinamika positif.
"Awalnya, Pilkada di Kubu Raya hanya diikuti dua pasangan calon saja, yang artinya akan terjadi head-to-head, sehingga suasananya sedikit tegang.
Namun, dengan munculnya poros ketiga, yaitu pasangan Rosalina-Marijan, hal ini justru menambah ketenangan bagi kami," ungkap Rusman Ali.
Sementara itu, Rosalina, istri Bupati Kubu Raya periode 2019-2024, Muda Mahendrawan, sekitar pukul 16.30 WIB resmi mendaftarkan diri sebagai bakal calon Bupati Kubu Raya di KPU setempat.
Setelah melalui proses pendaftaran dan berkasnya dinyatakan lengkap, Rosalina dijadwalkan mengikuti pemeriksaan kesehatan sebagai tahapan selanjutnya dalam proses pencalonannya.
Dalam keterangannya kepada awak media, Rosalina menegaskan komitmennya untuk melanjutkan program-program yang telah dirintis oleh suaminya selama menjabat sebagai Bupati Kubu Raya.
"Program unggulan jika kami terpilih sebagai kepala daerah Kubu Raya tentunya tidak jauh dari program pemenuhan dan peningkatan kebutuhan dasar masyarakat," jelas Rosalina.
Rosalina menyatakan bahwa program-program yang memberikan dampak positif terhadap pembangunan dan kesejahteraan masyarakat akan tetap menjadi prioritas utamanya.
Dia berkomitmen untuk meneruskan semua program kerja yang telah berhasil membawa perubahan signifikan bagi Kubu Raya.
"Semua program kerja yang bagus dari pemerintahan sebelumnya akan kami akomodir dan tingkatkan jika kami terpilih menjadi kepala daerah Kubu Raya selanjutnya," tambahnya.
Dengan latar belakang sebagai istri Bupati Kubu Raya, Rosalina diyakini memiliki pemahaman mendalam tentang tantangan dan kebutuhan masyarakat di wilayah tersebut.
Pengalaman dan kedekatannya dengan pemerintahan sebelumnya menjadi modal berharga bagi Rosalina dalam melanjutkan upaya pembangunan yang telah berjalan.
Pencalonan Rosalina diharapkan dapat memberikan warna baru dalam kontestasi Pilkada Kubu Raya, sekaligus menjawab harapan masyarakat akan keberlanjutan program-program yang telah terbukti membawa manfaat bagi daerah ini.
Pemeriksaan kesehatan yang akan dilalui besok merupakan salah satu tahapan penting dalam proses verifikasi calon, sebelum Rosalina dapat secara resmi ditetapkan sebagai calon Bupati Kubu Raya oleh KPU.
Ketua KPU Kubu Raya, Kasiono, mengatakan bahwa dengan terdaftarnya dua pasangan calon ini, kontestasi Pilkada Kubu Raya semakin menarik perhatian publik.
Masyarakat Kubu Raya pun menantikan perkembangan selanjutnya, termasuk hasil tes kesehatan dan langkah kampanye yang akan diambil oleh kedua pasangan calon ini. (ash)
Editor : A'an