Nasional Metropolis Daerah Pro Bisnis Ekonomi Olahraga Otomotif Internasional Kriminal Features Mozaik Ramadan Tekno Entertainment Event Kesehatan Kuliner Lifestyle Ragam Cahaya Iman Cek Fakta For Her Jelita Bursa Properti

Bawaslu Kubu Raya Tanamkan Literasi Politik bagi Pelajar Sejak Dini

Ashri Isnaini • Rabu, 30 Juli 2025 | 11:25 WIB
DISKUSI: Koordinator Divisi Pencegahan Bawaslu Kubu Raya, Gustiar, berdiskusi dengan jajaran Dinas Pendidikan dan Kebudayaan terkait rencana pendidikan politik bagi pelajar SMP, Selasa (29/7).
DISKUSI: Koordinator Divisi Pencegahan Bawaslu Kubu Raya, Gustiar, berdiskusi dengan jajaran Dinas Pendidikan dan Kebudayaan terkait rencana pendidikan politik bagi pelajar SMP, Selasa (29/7).

PONTIANAK POST - Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) Kabupaten Kubu Raya mulai menyasar pelajar tingkat SMP untuk ditanamkan pemahaman demokrasi sejak dini. Langkah ini menjadi bagian dari strategi memperkuat literasi politik generasi muda menjelang Pemilu mendatang. Selasa (29/7), Bawaslu Kubu Raya melakukan koordinasi dengan Dinas Pendidikan dan Kebudayaan setempat guna merancang program pendidikan politik bagi pelajar. Kegiatan berlangsung di Kantor Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kubu Raya, dihadiri langsung oleh Koordinator Divisi Pencegahan Bawaslu Kubu Raya, Gustiar.

Menurut Gustiar, pelajar tingkat SMP merupakan calon pemilih pemula yang perlu dibekali pemahaman politik yang benar dan bertanggung jawab. "Pendidikan politik sejak dini adalah langkah strategis untuk menciptakan pemilu yang berkualitas," ujarnya. Ia menjelaskan bahwa pendidikan politik tidak hanya mengajarkan soal teknis pemilu, tapi juga penanaman nilai-nilai demokrasi, pemahaman hak dan kewajiban warga negara, serta pentingnya partisipasi aktif dalam sistem demokrasi.

Gustiar berharap, sinergi antara Bawaslu dan Dinas Pendidikan dapat melahirkan generasi yang tidak hanya melek politik, tapi juga menjadi pemilih cerdas, kritis, dan berintegritas. "Dengan literasi politik sejak dini, partisipasi pemilih pemula dapat meningkat dan memperkuat demokrasi, baik di tingkat lokal maupun nasional," tegasnya.

Menanggapi hal tersebut, Pelaksana Tugas (Plt.) Sekretaris Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kubu Raya, Didik Dwi Gunawan, menyambut baik inisiatif Bawaslu. Ia menilai program ini sejalan dengan arah kebijakan pendidikan nasional yang menekankan pembentukan karakter dan penguatan wawasan kebangsaan. “Kami mendukung penuh inisiatif ini. Program seperti ini sangat relevan untuk membentuk generasi muda yang sadar akan peran politiknya sebagai warga negara. Semoga koordinasi ini menjadi langkah awal untuk program yang aplikatif dan berkelanjutan,” pungkasnya. (ash)

 

Editor : Hanif
#diskusi #kuburaya #GUSTIAR #bawaslu #dinas pendidikan #kebudayaan #pencegahan #Koordinator