PONTIANAK POST – Bupati Kubu Raya Sujiwo mengingatkan kemerdekaan Indonesia berdiri tegak berkat perjuangan dan pengorbanan besar para pahlawan. Dia menekankan, tugas rakyat masa kini adalah mengisi kemerdekaan dengan pengabdian dan kebaikan, bukan lagi dengan senjata, melainkan dengan kerja tulus demi kemajuan negeri.
“Kita tidak lagi mengisi dengan bambu runcing, dengan senjata, tetapi bagaimana kita mengisi kemerdekaan ini dengan mengabdi untuk negeri, melayani rakyat dengan ketulusan hati. Itu sama dengan menghargai dan mengapresiasi pahlawan kita,” ucap Sujiwo, Senin (10/11), usai menjadi inspektur Upacara Peringatan Hari Pahlawan di Halaman Kantor Bupati Kubu Raya.
Khusus bagi aparatur sipil negara (ASN) kata Sujiwo, bentuk penghargaan kepada para pahlawan dapat diwujudkan dengan terus mengabdi untuk negeri dan memberikan pelayanan terbaik bagi rakyat. Ia menekankan bahwa kunci utama pemerintahan yang baik adalah pelayanan publik yang berpihak kepada masyarakat.
“Khusus para ASN, kami terus mengingatkan dengan visi Melaju, karena kunci utama pemerintahan yang baik adalah pelayanan yang baik untuk rakyat. Pelayanan terhadap hak-hak rakyat, tidak ada lagi yang terabaikan, dan tidak ada lagi anak negeri yang tidak terpenuhi dan terlayani hak-hak dasarnya,” ungkapnya.
Dia menegaskan, tugas kepala daerah bersama seluruh jajaran pemerintahannya adalah memberikan pelayanan terbaik bagi masyarakat, karena kemerdekaan yang dinikmati saat ini tidak datang secara mudah. “Kemerdekaan tidak jatuh dari langit. Kemerdekaan lahir dari kesabaran, keberanian, kejujuran, kebersamaan, dan keikhlasan,” tegasnya.
Dikesempatan yang sama, Sujiwo juga mengingatkan setelah bangsa ini merdeka, para pahlawan tidak pernah berebut jabatan atau menuntut balasan atas jasa mereka. Sebaliknya, mereka kembali ke rakyat untuk mengajar, membangun, menanam, dan melanjutkan pengabdian.
“Mereka justru kembali ke rakyat, mengajar, membangun, menanam, dan melanjutkan pengabdian. Di situlah letak kehormatan sejati, bukan pada posisi yang dimiliki tetapi pada manfaat yang ditinggalkan,” ujarnya.
Sujiwo menilai semangat perjuangan dan jiwa pantang menyerah para pahlawan harus menjadi inspirasi bagi generasi masa kini dan mendatang. Semangat itu, kata dia, kini dihidupkan kembali melalui Asta Cita Presiden Prabowo Subianto yang menitikberatkan pada penguatan ketahanan nasional, kemajuan pendidikan, penegakan keadilan sosial, serta pembangunan manusia Indonesia yang sehat, cerdas, dan berdaya.
“Kita akan melanjutkan perjuangan para pahlawan dengan cara kita bekerja lebih keras, berpikir lebih jernih, dan melayani lebih tulus. Sebagaimana para pahlawan telah memberikan segalanya untuk Indonesia, maka kini giliran kita menjaga agar api perjuangan itu tidak pernah padam, dengan bekerja, bergerak, dan berdampak,” tutupnya. (ash)
Editor : Hanif