Nasional Metropolis Daerah Pro Bisnis Ekonomi Olahraga Otomotif Internasional Kriminal Features Mozaik Ramadan Tekno Entertainment Event Kesehatan Kuliner Lifestyle Ragam Cahaya Iman

Pemkab Kubu Raya Gelar Operasi Pangan Murah untuk Ringankan Beban Umat Menyambut Natal

Ashri Isnaini • Selasa, 9 Desember 2025 | 10:08 WIB
MURAH: Operasi pangan murah di Gereja St. Agustinus Kecamatan Sungai Raya, Senin (8/12,) diserbu warga yang ingin mendapatkan paket sembako dengan harga lebih rendah menjelang Natal dan Tahun Baru.
MURAH: Operasi pangan murah di Gereja St. Agustinus Kecamatan Sungai Raya, Senin (8/12,) diserbu warga yang ingin mendapatkan paket sembako dengan harga lebih rendah menjelang Natal dan Tahun Baru.

PONTIANAK POST – Pemerintah Kabupaten Kubu Raya kembali menggelar operasi pangan murah sebagai bagian dari upaya pengendalian inflasi menjelang perayaan Natal dan Tahun Baru 2025. Kegiatan yang berlangsung di Aula Gereja St. Agustinus, Kecamatan Sungai Raya, Senin (8/12), menjadi lokasi kedua setelah sebelumnya digelar di Paroki Santo Fidelis, Kecamatan Sungai Ambawang.

Usai membuka kegiatan tersebut, Bupati Kubu Raya Sujiwo mengatakan, operasi pangan murah dilaksanakan sebagai bentuk kehadiran negara untuk masyarakat termasuk seluruh umat yang tengah bersiap merayakan hari besar keagamaan, khususnya umat Kristiani.

“Ini tempat yang kedua kita laksanakan. Kemarin gerakan pangan murah di Paroki Santo Fidelis, dan berikutnya akan kita agendakan di Ambawang Kuala serta Sungai Raya Dalam. Memang kita pilih titik-titik yang masyarakatnya banyak merayakan Natal dan Tahun Baru,” ujar Sujiwo.

Sujiwo menyebut, selain untuk membantu masyarakat kurang mampu, operasi pangan murah juga bertujuan menjaga harga-harga agar tetap stabil di tengah meningkatnya permintaan menjelang hari besar keagamaan.

“Setiap puncak hari raya, permintaan pasti naik. Semua ingin berbelanja, dan itu memicu harga merangkak. Kalau tidak kita imbangi dengan operasi pasar, maka akan terjadi inflasi. Ini tujuan utamanya,” katanya.

Sujiwo juga menekankan pelaksanaan operasi pasar murah di lingkungan gereja bukan sekadar teknis pemilihan lokasi, tetapi membawa pesan moral tentang persatuan dan keberagaman.

“Pemerintah itu harus hadir untuk semua umat. Apakah Nasrani, Muslim, Hindu, Buddha, maupun Konghucu. Ini pesan moralnya. Kegiatan seperti ini juga akan kita lakukan di tempat-tempat ibadah lainnya, termasuk pura,” ungkapnya.

Sementara itu, Kepala Dinas Koperasi, Usaha Kecil dan Menengah, Perindustrian dan Perdagangan Kabupaten Kubu Raya Norasari Arani menambahkan akan melakukan operasi pangan murah disejumlah titik di Kubu Raya jelang Nataru.

Dalam operasi pangan murah kali ini, kata Norasari, Pemkab Kubu Raya memberikan subsidi harga untuk paket kebutuhan pokok berisi beras lima kilogram, minyak goreng satu liter, dan gula pasir satu kilogram.

Awalnya pemerintah menyiapkan subsidi Rp21.000 per paket. Namun, pada pelaksanaan di Gereja St. Agustinus, Bupati Kubu Raya, Sujiwo menambah subsidi sebesar Rp25.000 sehingga total subsidi menjadi Rp46.000.

“Subsidi dari pemerintah Rp21.000, kemudian ditambah lagi oleh ibu bupati Rp25.000, jadi totalnya Rp46.000. Itu membuat harga paket jauh lebih murah dibandingkan harga pasar. Mudah-mudahan ini cukup meringankan beban masyarakat terutama yang akan merayakan Natal,” pungkasnya. (ash)

Editor : Hanif
#operasi pasar #Jelang Natal #kubu raya #Pangan Murah #harga stabil