Nasional Metropolis Daerah Pro Bisnis Ekonomi Olahraga Otomotif Internasional Kriminal Features Mozaik Ramadan Tekno Entertainment Event Kesehatan Kuliner Lifestyle Ragam Cahaya Iman Cek Fakta For Her Jelita Bursa Properti

Pemkab Kubu Raya Gelar Operasi Pasar Gas Melon, Pastikan Harga Sesuai HET dan Distribusi Tepat Sasaran

Ashri Isnaini • Rabu, 25 Februari 2026 | 13:33 WIB

 

Wakil Bupati Sukiryanto hadir di lokasi operasi pasar elpiji 3 kg di Dusun Teluk Mastura, Desa Batu Ampar, Senin (23/2).
Wakil Bupati Sukiryanto hadir di lokasi operasi pasar elpiji 3 kg di Dusun Teluk Mastura, Desa Batu Ampar, Senin (23/2).

PONTIANAK POST – Pemerintah Kabupaten Kubu Raya terus menggencarkan operasi pasar elpiji tiga kilogram bersubsidi atau yang dikenal gas melon guna mengatasi kelangkaan di sejumlah wilayah. Langkah ini dilakukan untuk memastikan penyaluran tepat sasaran sekaligus menjaga harga tetap sesuai harga eceran tertinggi (HET).

Wakil Bupati Kubu Raya, Sukiryanto, mengatakan untuk wilayah Kecamatan Batu Ampar, HET elpiji tiga kilogram telah ditetapkan sebesar Rp25 ribu per tabung. Hal itu dia sampaikan saat meninjau langsung pelaksanaan operasi pasar di Desa Batu Ampar, Kecamatan Batu Ampar, Senin (23/2).

“HET-nya sudah ditentukan oleh pemerintah dan dengan ini mudah-mudahan kelangkaan elpiji ini bisa diatasi,” kata Sukiryanto.

Dia menilai, operasi pasar tidak hanya difokuskan di satu titik, tetapi dilaksanakan secara menyeluruh di sembilan kecamatan yang ada di Kabupaten Kubu Raya. Pola pelaksanaannya dilakukan secara keliling untuk menjangkau masyarakat hingga ke wilayah yang selama ini mengalami keterbatasan pasokan.

Baca Juga: Pemkab Kubu Raya Gelar Pasar Murah dan Operasi LPG 3 Kg, Sujiwo Pastikan Distribusi Tepat Sasaran

“Selama bulan Ramadan ini, operasi pasar elpiji dilakukan keliling. Ini untuk mengantisipasi kelangkaan khususnya selama bulan Ramadan dan menyambut Hari Raya Idulfitri,” jelasnya.

Sukiryanto menjelaskan, langkah tersebut merupakan tindak lanjut dari instruksi Bupati Kubu Raya terkait pengendalian distribusi elpiji bersubsidi di tengah kondisi kelangkaan yang terjadi di sejumlah daerah. Pemerintah daerah, lanjutnya ingin memastikan gas melon benar-benar diterima masyarakat yang berhak, terutama rumah tangga prasejahtera dan pelaku usaha mikro.

“Bupati telah menginstruksikan agar penyaluran elpiji tiga kilogram benar-benar tepat sasaran, terutama selama bulan Ramadan. Kami juga meminta dinas terkait untuk mengawal distribusi dan harga elpiji agar masyarakat dapat membeli sesuai ketentuan,” katanya.

Selain melakukan pengawasan distribusi, Pemerintah Kabupaten Kubu Raya juga telah mengajukan penambahan kuota elpiji bersubsidi kepada Pertamina untuk memenuhi kebutuhan masyarakat. (ash)

Editor : Hanif
#kelangkaan elpiji #operasi pasar #harga eceran tertinggi #Pemkab Kubu Raya #gas melon