PONTIANAK POST — Dinas Kesehatan Kabupaten Kubu Raya terus mendorong peningkatan cakupan imunisasi campak pada anak. Hingga kini, capaian imunisasi baru sekitar 50 persen, seiring masih rendahnya kepatuhan masyarakat membawa anak ke posyandu.
Kepala Dinas Kesehatan Kubu Raya, Wan Iwansyah, mengatakan imunisasi campak merupakan program wajib pemerintah untuk melindungi anak dari penyakit menular berbahaya. Imunisasi ini umumnya diberikan pada anak usia satu tahun guna mencegah risiko kecacatan hingga kematian.
“Ini upaya perlindungan penting bagi anak dari penyakit yang berpotensi menimbulkan wabah,” ujarnya, Minggu (29/3) di Sungai Raya.
Menurut dia, pemerintah telah menyediakan vaksin secara gratis, lengkap dengan tenaga kesehatan di puskesmas, puskesmas pembantu, hingga posyandu. Namun, masih ada orang tua yang enggan membawa anaknya untuk imunisasi.
Baca Juga: Polnep dan BRI Sepakati Penguatan Layanan Mahasiswa Berbasis Digital
Padahal, tanpa imunisasi, risiko anak terserang penyakit berbahaya menjadi lebih besar. Wan menegaskan, keluhan seperti demam ringan atau nyeri setelah imunisasi merupakan reaksi normal dan bersifat sementara.
Meski demikian, ia melihat tren positif dalam beberapa waktu terakhir. Kunjungan ke posyandu mulai meningkat, terutama sejak adanya program Makan Bergizi Gratis (MBG) bagi bayi dan balita.
“Kami berharap peningkatan kunjungan ini juga berdampak pada naiknya cakupan imunisasi,” katanya.
Dinas Kesehatan menargetkan cakupan imunisasi meningkat hingga minimal 80 persen pada 2026. Untuk itu, edukasi kepada masyarakat akan terus diperkuat melalui tenaga kesehatan di lapangan.
Wan menegaskan, peran orang tua sangat penting dalam memastikan anak memperoleh layanan kesehatan dasar. Ia mengimbau masyarakat rutin membawa anak ke posyandu untuk memanfaatkan berbagai layanan, mulai dari imunisasi hingga pemantauan tumbuh kembang.
Baca Juga: KPU Singkawang Tetapkan 177.011 Pemilih Hasil Pemutakhiran Data Triwulan I 2026
Selain faktor kepatuhan, tingginya jumlah penduduk di sejumlah wilayah juga menjadi tantangan. Kecamatan Sungai Raya menjadi salah satu daerah dengan sasaran imunisasi terbesar.
“Kami akan terus mengejar target bersama tim di lapangan,” tutupnya. (ash)
Editor : Hanif