Nasional Metropolis Daerah Pro Bisnis Ekonomi Olahraga Otomotif Internasional Kriminal Features Mozaik Ramadan Tekno Entertainment Event Kesehatan Kuliner Lifestyle Ragam Cahaya Iman Cek Fakta For Her Jelita Bursa Properti

Polri Go to Pesantren di Kubu Raya, Edukasi Santri Cegah Bullying dan Hoaks

Marsita Riandini • Kamis, 7 Mei 2026 | 14:43 WIB
Kepolisian Resor (Polres) Kubu Raya melalui Satuan Binmas menggelar kegiatan bertajuk “Polri Go to Pesantren” di Pondok Pesantren Al-Habib Sholeh Bin Alwi Al-Haddad, Parit Masigi, Desa Ambawang. (ISTIMEWA)
Kepolisian Resor (Polres) Kubu Raya melalui Satuan Binmas menggelar kegiatan bertajuk “Polri Go to Pesantren” di Pondok Pesantren Al-Habib Sholeh Bin Alwi Al-Haddad, Parit Masigi, Desa Ambawang. (ISTIMEWA)

PONTIANAK POST — Kepolisian Resor (Polres) Kubu Raya melalui Satuan Binmas menggelar kegiatan inspiratif bertajuk “Polri Go to Pesantren” di Pondok Pesantren Al-Habib Sholeh Bin Alwi Al-Haddad, Parit Masigi, Desa Ambawang Kuala, Rabu (6/5/2026). Kegiatan ini juga mengedukasi pencegahan perundungan dan bahaya hoaks.

Kegiatan tersebut bertujuan membekali para santri dengan pemahaman hukum sekaligus memotivasi mereka sebagai generasi penerus bangsa. Dipimpin Kasat Binmas Polres Kubu Raya, AKP I Komang Suparmi, rombongan disambut oleh Pengurus Pondok Pesantren, Habib Lukman Assegaf, bersama sekitar 120 santri.

AKP I Komang Suparmi mengajak para santri untuk terus semangat menuntut ilmu. Ia menekankan bahwa disiplin yang diajarkan di lingkungan pesantren merupakan modal utama untuk menjadi pribadi yang bermanfaat bagi masyarakat dan negara.

“Santri adalah pilar penting bangsa. Selain mendalami ilmu agama, kedisiplinan dan kepatuhan terhadap aturan, baik di pesantren maupun di masyarakat, menjadi kunci kesuksesan di masa depan,” tegasnya.

Baca Juga: Kloter 14 Haji Kalbar Sempat Tertunda Dua Jam Akibat Kendala Teknis Pesawat

Materi utama dalam kegiatan ini meliputi edukasi pencegahan kenakalan remaja, perundungan (bullying), serta bahaya penyebaran hoaks. Polres Kubu Raya mengimbau agar lingkungan pesantren tetap menjadi tempat yang aman dan nyaman tanpa adanya kekerasan, baik fisik maupun verbal.

Selain itu, para santri juga diingatkan untuk bijak dalam menggunakan media sosial. Di tengah derasnya arus informasi, mereka diminta tidak mudah percaya pada berita bohong, terutama yang mengandung unsur SARA dan berpotensi memecah belah persatuan.

Dalam kesempatan tersebut, Polres Kubu Raya juga menyampaikan informasi bahwa Polri membuka peluang bagi santri untuk menjadi anggota melalui jalur khusus pesantren. Informasi ini disambut antusias oleh para santri yang bercita-cita mengabdi kepada negara melalui institusi kepolisian. (mrd)

Editor : Hanif
#Perundungan #Polres Kubu Raya #santri #edukasi #Tangkal Hoaks