PONTIANAK POST – Bupati Kubu Raya, Sujiwo, kembali menekankan pentingnya menjaga kerukunan dan mempererat persatuan di tengah masyarakat multikultural. Kondisi daerah yang aman dan harmonis dinilai menjadi kunci utama dalam mempercepat pembangunan serta pertumbuhan ekonomi daerah.
Sujiwo menegaskan bahwa besaran anggaran pembangunan tidak akan memberikan hasil maksimal jika masyarakat terpecah belah. Oleh karena itu, persatuan merupakan modal dasar yang tidak bisa ditawar.
"Persatuan dan kesatuan itu modal utama membangun bangsa. Itu juga modal utama saya bersama Pemerintah Kabupaten dalam membangun daerah demi rakyat," ujar Sujiwo usai membuka kegiatan Fun Run for Charity (Waisak Run) di Vihara Vajra Bumi Kertayuga, Kecamatan Sungai Raya, Minggu (10/5).
Menurut Sujiwo, suasana daerah yang kondusif berdampak langsung pada kelancaran program pemerintah, iklim investasi, hingga peningkatan kesejahteraan masyarakat secara umum.
Baca Juga: Sujiwo Targetkan Kubu Raya Miliki 15 Kecamatan, Sebanyak 18 Desa Siap Dimekarkan
Kegiatan Waisak Run yang digelar dalam rangka memperingati Hari Raya Waisak 2570 BE ini diapresiasi sebagai langkah konkret merawat kebersamaan. Sujiwo memuji inisiatif panitia, khususnya Ketua Vihara Vajra Bumi Kertayuga, yang berhasil memadukan unsur olahraga dengan aksi sosial.
"Kegiatan ini memberikan manfaat kesehatan, silaturahmi, sekaligus memperkuat persahabatan lintas budaya," imbuhnya.
Dalam kesempatan tersebut, Sujiwo juga menegaskan komitmennya untuk mengayomi seluruh lapisan masyarakat tanpa memandang latar belakang suku, agama, maupun golongan. Ia menyatakan bahwa seorang kepala daerah harus mampu menjadi figur pemersatu.
"Secara pribadi saya seorang muslim, tetapi sebagai Bupati, saya harus menjadi orang tua bagi semua umat, baik Islam, Katolik, Kristen, Hindu, Buddha, maupun Konghucu," tegasnya.
Ia pun mengajak seluruh warga Kubu Raya untuk terus memperkuat persaudaraan lintas etnis dan agama demi mewujudkan daerah yang damai dan maju.
"Seperti hari ini, saya hadir sebagai orang tua bagi umat Buddha yang merayakan Waisak. Mari kita jaga terus persatuan ini," pungkas Sujiwo. (ash)
Editor : Hanif