PONTIANAK POST – Selama ini Kabupaten Kubu Raya sering dikenal sebagai daerah penyangga Kota Pontianak. Padahal, di balik citra tersebut, Kubu Raya menyimpan banyak destinasi wisata alam yang masih tersembunyi dan belum banyak diketahui wisatawan.
Mulai dari puncak perbukitan, hutan mangrove, hingga panorama matahari terbenam di pesisir, semuanya menawarkan pengalaman berbeda bagi pencinta wisata alam. Beberapa di antaranya bahkan masih tergolong sebagai destinasi yang belum terlalu ramai sehingga cocok bagi wisatawan yang ingin menikmati suasana tenang.
Puncak-Puncak dengan Panorama Alam yang Memesona
Baca Juga: Menyusuri Rumah Hakka Terbesar di Kalbar, Bangunan Unik yang Disebut Hanya Ada Dua di Asia Tenggara
Dilansir dari unggahan Instagram @galangbukangilang31, bagi pencinta wisata alam dan pendakian ringan, Kecamatan Kuala Mandor B menghadirkan sejumlah destinasi yang menawarkan panorama dari ketinggian.
Beberapa lokasi yang mulai dikenal masyarakat antara lain Puncak Wangkang, Batu Sempit, Puncak Bendera, hingga Puncak Lima.
Dari kawasan ini, pengunjung dapat menikmati hamparan pepohonan hijau serta lanskap alam Kubu Raya dari sudut pandang yang berbeda. Suasana yang masih alami membuat kawasan tersebut menjadi tempat favorit untuk berburu matahari terbit maupun sekadar menikmati udara segar.
Baca Juga: Rumah Hakka Kubu Raya Terinspirasi Warisan Dunia UNESCO, Arsiteknya Berkali-kali Belajar ke Tiongkok
Bukit Lalang dan Pulau Gelanggang di Batu Ampar
Beranjak ke Kecamatan Batu Ampar, wisatawan dapat menemukan destinasi lain yang tak kalah menarik.
Ada Bukit Lalang yang menawarkan panorama alam terbuka, serta Pulau Gelanggang dengan pesona kawasan pesisirnya.
Baca Juga: Sejarah Monumen Ali Anyang di Kubu Raya dan Alasan Dibangun di Pertigaan Trans Kalimantan
Meski belum sepopuler destinasi wisata lainnya di Kalimantan Barat, kedua lokasi ini mulai menarik perhatian para pencinta fotografi dan penjelajah alam karena keindahan lanskapnya yang masih alami.
Menyusuri Hutan Mangrove yang Menenangkan
Kubu Raya juga memiliki kawasan hutan mangrove yang menjadi salah satu daya tarik wisata berbasis ekowisata.
Baca Juga: Bundaran Gaforaya di Kubu Raya, Ikon Baru yang Ternyata Dibangun Tanpa Satu Rupiah pun Dana APBD
Wisatawan dapat menyusuri jalur mangrove di kawasan Kubu maupun Batu Ampar sambil menikmati rindangnya pepohonan dan semilir angin yang berembus dari sungai.
Perjalanan menyusuri kawasan mangrove menghadirkan pengalaman berbeda. Suasana yang tenang dan pemandangan hijau di sepanjang jalur seolah mengajak pengunjung beristirahat sejenak dari hiruk pikuk kehidupan perkotaan.
Menutup Hari dengan Senja di Sungai Kakap
Baca Juga: Menyusuri Sejarah dan Keunikan Klenteng Tengah Laut Kubu Raya, Satu-Satunya di Dunia
Jika berbicara tentang matahari terbenam, banyak warga menyebut kawasan Sungai Kakap sebagai salah satu tempat terbaik di Kubu Raya.
Menjelang sore, langit perlahan berubah menjadi gradasi jingga, merah, hingga keunguan. Suara ombak yang berpadu dengan embusan angin dari laut menciptakan suasana yang menenangkan.
Tak sedikit warga memilih menghabiskan waktu di kawasan ini hanya untuk menikmati senja sambil melepas penat setelah beraktivitas seharian.
Baca Juga: Sejarah Kabupaten Kubu Raya, Dari Kerajaan Kubu hingga Menjadi Kabupaten Termuda di Kalbar
Keindahan yang Tak Perlu Dicari Jauh-Jauh
Keindahan alam Kubu Raya membuktikan bahwa destinasi wisata menarik tidak selalu berada jauh dari rumah.
Masih banyak sudut-sudut daerah yang menawarkan panorama alam memukau, namun belum banyak terekspos. Mulai dari perbukitan, hutan mangrove, hingga kawasan pesisir, semuanya menghadirkan pengalaman wisata yang berbeda dalam satu kabupaten.
Baca Juga: Mengungkap Sejarah Masjid Batu Teluk Pakedai yang Dibangun Tanpa Kayu
Bagi masyarakat Kalimantan Barat maupun wisatawan yang ingin menikmati suasana alam tanpa harus bepergian jauh, Kubu Raya bisa menjadi pilihan destinasi yang layak untuk dijelajahi.
Editor : Silvina